ACEH — TC di Thailand menjadi tolok ukur penting bagi tim asuhan Shin Tae-yong. Setelah pekan pertama difokuskan pada peningkatan fisik dan taktikal, pekan kedua di Bangkok akan menguji implementasi materi latihan melawan dua klub kasta tertinggi Liga Thailand tersebut.
Pelatih asal Korea Selatan itu memberi sinyal bahwa pertandingan kontra Police Tero bukan sekadar ajang pemanasan. Ia ingin melihat sejauh mana kerja sama antarpemain terbentuk setelah menjalani latihan intensif di Hua Hin.
"Jadi pada 19 Agustus 2026, kami akan menyelaraskan kerja sama tim, latihan tim, dan latihan taktik terlebih dahulu," kata Shin dalam keterangan resminya. Ia menegaskan bahwa uji coba ini adalah bagian dari proses, bukan tujuan akhir.
Menariknya, dua lawan yang dihadapi punya karakter berbeda. Police Tero yang identik dengan pressing ketat akan menjadi ujian pertama bagi lini tengah Persija. Sementara Chiangrai United, yang kerap tampil lebih terbuka, bisa menjadi ajang menguji transisi menyerang.
Dari dua laga ini, Shin Tae-yong diharapkan bisa memetakan komposisi pemain terbaiknya sebelum kompetisi resmi bergulir. Hasil akhir pertandingan bukan prioritas utama, melainkan bagaimana pola permainan yang diinstruksikan bisa dieksekusi di lapangan.
TC di Thailand merupakan bagian dari program jangka panjang Persija untuk membangun skuad yang kompetitif. Pemilihan Thailand sebagai lokasi TC dinilai strategis karena iklim dan gaya permainan lawan uji coba dinilai mirip dengan kompetisi Asia Tenggara.
Dengan dua laga tersisa di Bangkok, Persija punya gambaran lebih jelas tentang kesiapan tim. Setelah rangkaian uji coba ini, fokus akan dialihkan sepenuhnya pada finalisasi skuad dan strategi jelang kick-off Super League 2026/2027.