LANGSA — Cahaya obor menerangi jalan-jalan Kota Langsa pada Minggu (16/8/2026) malam. Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat bergerak dalam iring-iringan panjang dari Makodim 0104/Aceh Timur menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Langsa dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Prosesi ini bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, malam itu adalah pengingat bahwa kemerdekaan lahir dari pengorbanan panjang para pejuang.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Muhammad Haikal Alfisyahrin memimpin prosesi penyalaan obor induk. Nyala api itu menjadi penanda dimulainya rangkaian acara sekaligus simbol kobaran semangat yang diwariskan generasi terdahulu. Pelepasan peserta pawai pun ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Wali Kota Langsa.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, serta Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi. Tampak pula jajaran Forkopimda, para perwira Kodim 0104, kepala OPD, veteran, pelajar, Pramuka, dan organisasi masyarakat.
Setibanya di TMP Kota Langsa, suasana berubah hening. Apel kehormatan dan renungan suci dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. Peserta menundukkan kepala, larut dalam doa dan penghormatan terakhir bagi para pahlawan yang gugur.
Prosesi khidmat itu berlangsung melalui pembacaan naskah apel kehormatan, mengheningkan cipta, hingga doa bersama. Di bawah temaram malam, pesan perjuangan kembali diteguhkan di tengah barisan peserta yang terdiri dari personel Kodim 0104/Aceh Timur, Kompi 2 Yon B Pelopor Brimob Aramiah, Polres Langsa, Satpol PP, FKPPI, dan Pramuka Kota Langsa.
Muhammad Haikal menegaskan momentum ini menjadi penting untuk menanamkan kesadaran bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah buah perjuangan berat. Ia mengingatkan agar generasi penerus tidak larut dalam kemudahan zaman.
"Jangan sampai kita hanya menikmati hasil kemerdekaan, tetapi lupa dengan perjuangan yang melahirkannya. Semangat para pahlawan harus kita lanjutkan melalui pengabdian, kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ajakan itu ia tujukan secara khusus kepada generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai kepahlawanan harus menjadi inspirasi untuk merawat persatuan dan membangun masa depan bangsa.
"Generasi muda adalah penerus perjuangan. Mari kita rawat persatuan, perkuat kebersamaan dan isi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk daerah dan Indonesia," katanya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai dari Lapangan Upacara Makodim 0104/Aceh Timur itu berlangsung tertib dan aman. Keterlibatan lintas instansi dan elemen masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan yang masih terjaga dalam menyambut hari kemerdekaan. Cahaya obor yang menyusuri jalanan kota menjadi pengingat visual bahwa perjuangan belum usai, hanya bentuknya yang berubah: dari mengangkat senjata menjadi mengisi pembangunan. (Id74)