MEULABOH — Bupati Aceh Barat Tarmizi mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, Dr. Ir Kurdi, ST, MT, pada Senin (24/8/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Teuku Umar, Bapperida, dan dihadiri Wakil Bupati Said Fadheil, Ketua DPRK, serta jajaran Forkopimda setempat.
Tarmizi menjelaskan, penunjukan Kurdi merupakan hasil seleksi calon Sekda dan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berlangsung beberapa waktu lalu. Masa penjabat sementara (Plt) disebutnya menjadi momentum untuk menilai kapasitas para kandidat sebelum akhirnya diambil keputusan final.
"Hari ini kita melantik Sekda, jadi yang selama ini Plt sudah cukup waktu bagi kami menilai calon-calon terbaik dengan memberikan kesempatan bagi mereka, dan kami berkesimpulan pilihan yang terbaik jatuh kepada pak Kurdi," kata Tarmizi dalam sambutannya.
Selain Sekda, bupati juga melantik sejumlah pejabat struktural dan fungsional. Mereka yang dilantik antara lain Evi Darni sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Mashuri sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Fariani dan Kaharuddin yang masing-masing dipercaya memimpin Kecamatan Johan Pahlawan dan Samatiga.
Rotasi juga menyentuh jabatan eselon III dan IV. Deddi Kurniawan kini menjabat Kepala Bagian Organisasi, Khairul Diansyah Putra menempati posisi Kepala Bagian Pemerintahan, dan Indra Satria dipercaya sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah.
Sejumlah sekretaris dinas turut dirotasi, di antaranya Dinar Dwiriansyah di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Yusransal di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dian Verawati di Dinas Pangan. Total puluhan pejabat administrator dan fungsional di lingkup SKPK dan UPT lainnya juga dilantik pada kesempatan yang sama.
Tarmizi menegaskan, pelantikan massal ini bertujuan menambah semangat baru bagi seluruh perangkat daerah. Ia menargetkan realisasi anggaran 2026 berjalan optimal dan seluruh SKPK siap mengejar target besar pada 2027.
"Sehingga perlu kekuatan besar di semua SKPK di lingkup Pemkab Aceh Barat, seperti tadi ada yang Kasubbag diangkat menjadi Kabid kemudian Kabid menjadi Sekretaris dan juga sebaliknya, tujuan lainnya yaitu untuk memperkuat SKPK dalam hal mencapai target yang sudah diberikan dan ditentukan," ujarnya.
Bupati memberikan pesan tegas kepada pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan ikhlas dan menjadikan jabatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia meminta seluruh aparatur memegang teguh disiplin, kejujuran, dan integritas.
"Kami menegaskan agar tidak ada pihak-pihak yang bermain-main dengan anggaran atau menjadikan jabatan sebagai sarana untuk kepentingan pribadi. Disiplin, kejujuran dan integritas adalah prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur pemerintah," tegas Tarmizi.
Komitmen terhadap kinerja juga akan diukur secara berkala. Setiap pejabat yang tidak mampu mencapai target, tidak jujur, atau menyembunyikan informasi dari pimpinan terancam tindakan tegas.
"Oleh karena itu bekerjalah dengan hati, karena kami pun memimpin dengan hati, jagalah persatuan dan kebersamaan di lingkungan masing-masing perangkat daerah, serta bangunlah semangat kerja sebagai satu keluarga besar dalam organisasi," pungkasnya.