BANDA ACEH — Rasa syukur tergambar dari wajah Yusri Abidin saat menerima kunci ambulans dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi. Keuchik Gampong Ateuk Jawo itu menyebut unit mobil ini bukan sekadar kendaraan, melainkan jawaban atas kebutuhan mendesak warganya selama ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Sofyan Helmi. Semoga bantuan ini dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat dan berkontribusi besar dalam meningkatkan derajat kesehatan warga kami," ujar Yusri di sela-sela acara penyerahan.
Menurut Yusri, selama ini warga kerap kesulitan ketika harus membawa pasien bergejala berat ke rumah sakit. Keberadaan ambulans di tingkat gampong memastikan transportasi medis tidak lagi menjadi kendala, terutama saat penanganan cepat sangat dibutuhkan.
Penyerahan kendaraan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen legislator untuk mengawal aspirasi masyarakat melalui jalur Pokir. Proses serah terima dihadiri langsung oleh Sofyan Helmi bersama jajaran Dinas Kesehatan, serta para perangkat gampong, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baiturrahim, dan ketua pemuda setempat.
Sofyan menegaskan bahwa fasilitas ini adalah hak masyarakat yang diperjuangkan melalui mekanisme legislatif. Ia berharap seluruh elemen gampong mampu merawat dan mengelola ambulans tersebut dengan baik.
"Ambulans ini adalah hak masyarakat yang berhasil kita perjuangkan melalui jalur Pokir 2026. Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan dan dirawat dengan baik oleh seluruh elemen gampong," ungkapnya.
Kehadiran ambulans ini diharapkan mampu memangkas waktu respons ketika ada warga yang mengalami musibah atau membutuhkan pertolongan medis segera. Sebelumnya, warga Ateuk Jawo harus bergantung pada kendaraan pribadi atau ambulans dari fasilitas kesehatan yang jaraknya cukup jauh.
Dengan adanya unit ini, pelayanan kesehatan di tingkat gampong diharapkan meningkat signifikan. Sofyan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Realisasi bantuan ini menuntaskan aspirasi yang selama ini disuarakan warga Ateuk Jawo. Melalui Pokir DPRK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026, kebutuhan transportasi kesehatan yang sempat menjadi keluhan kini akhirnya terpenuhi.