Bhayangkari Aceh Bangun Penampungan Air Bersih untuk Warga Bener Meriah, 50 Paket Sembako Dibagikan

Penulis: Ricki Manurung  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:04:01 WIB
Ketua Bhayangkari Daerah Aceh meninjau pembangunan penampungan air bersih di dua kampung di Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah.

BENER MERIAH — Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Sari Ruddi, meninjau langsung progres pembangunan tempat penampungan air bersih di dua kampung di Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Rabu (26/8/2026). Fasilitas ini diharapkan menjawab kebutuhan dasar warga akan akses air bersih yang selama ini menjadi persoalan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dirangkai dalam program Bhayangkari Peduli ini juga dihadiri Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, jajaran Polda Aceh, serta unsur pemerintah setempat.

Pengobatan Gratis dan Bingkisan untuk Warga

Di sela-sela peninjauan, tim kesehatan Polres Bener Meriah membuka layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga Kampung Kerlang dan Kampung Gerpa. Anak-anak yang hadir turut menerima bingkisan, sementara 50 paket sembako diserahkan secara simbolis kepada masyarakat.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto menyebut kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dan Bhayangkari di tengah masyarakat.

"Polri bersama Bhayangkari akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga dan memberikan manfaat melalui kegiatan-kegiatan sosial," ujar Aris.

Manfaat Jangka Panjang bagi Masyarakat

Pembangunan infrastruktur air bersih ini tidak hanya bersifat seremonial. Kapolres menegaskan fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi kehidupan warga sehari-hari.

"Semoga fasilitas air bersih ini dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang," katanya.

Program Bhayangkari Peduli sendiri merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat melalui pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Kehadiran fasilitas air bersih di dua kampung tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan warga pada sumber air yang kurang layak selama ini.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: habanusantara.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top