GoPro Diakuisisi Starman Optical US$ 285 Juta, Selamat dari Kebangkrutan

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 04 September 2026 | 13:15:01 WIB
GoPro resmi diakuisisi Starman Optical senilai USD 285 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun.

ACEH — GoPro, produsen action camera yang sempat berjaya, kini bernapas lega. Perusahaan yang bermarkas di San Mateo, California ini resmi diakuisisi oleh Starman Optical, startup teknologi yang fokus memproduksi transceiver optik untuk pusat data kecerdasan buatan (AI data center). Nilai transaksi mencapai USD 285 juta atau setara Rp 4,5 triliun dengan kurs Rp 15.800 per dolar AS.

Nilai Transaksi dan Skema Merger

Dalam kesepakatan yang diumumkan pekan ini, pemegang saham GoPro akan menerima dana tunai sebesar USD 1,14 per saham. Angka ini hampir dua kali lipat dari harga penutupan saham sebelum pengumuman yang sempat terpuruk di level USD 0,60.

Starman Optical juga berkomitmen melunasi seluruh utang GoPro yang mencapai USD 92 juta (sekitar Rp 1,4 triliun) secara penuh. Transaksi ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Meski telah bergabung, GoPro akan tetap beroperasi sebagai entitas independen dan tetap tercatat di bursa Nasdaq dengan struktur permodalan yang jauh lebih sehat.

Kronologi Keterpurukan GoPro

Kesepakatan ini datang di tengah tekanan berat yang dihadapi GoPro dalam beberapa tahun terakhir. Dominasi perusahaan di pasar action camera tergerus oleh rival-rival kuat seperti DJI dan Insta360 yang terus meluncurkan produk dengan fitur lebih agresif dan harga kompetitif.

Situasi semakin memburuk ketika lonjakan harga komponen memori global menekan margin keuntungan. Auditor independen bahkan sempat mengeluarkan peringatan terkait kelangsungan bisnis GoPro.

Akibatnya, harga saham GoPro jatuh bebas hingga 60 persen dalam kurun tiga bulan—dari USD 1,73 pada Mei 2026 menjadi USD 0,60 pada akhir Agustus 2026. Level tersebut berada di bawah batas minimum USD 1,00 yang ditetapkan Nasdaq, sehingga memicu peringatan delisting.

Sinyal Investor: Markiplier Borong Saham

Menariknya, saham GoPro sempat menanjak tipis sebelum pengumuman merger. Dokumen yang diajukan ke SEC mengungkapkan bahwa kreator YouTube terkenal, Mark "Markiplier" Fischbach, telah diam-diam mengakuisisi 8,5 persen saham perusahaan. Posisi ini menjadikannya salah satu pemegang saham individu terbesar GoPro.

Kinerja Keuangan Q2 2026

Laporan keuangan kuartal II 2026 memperlihatkan betapa kritisnya kondisi keuangan GoPro. Pendapatan perusahaan hanya mencapai USD 105 juta atau anjlok 31 persen secara tahunan (year-over-year). Pengiriman kamera tercatat 291.000 unit, turun 38 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerugian bersih non-GAAP membengkak hingga USD 36 juta—angka yang menjadi dasar kuat bagi manajemen untuk segera mencari mitra strategis. Merger dengan Starman Optical dinilai menjadi jalan keluar paling realistis di tengah tekanan kompetisi dan beban utang yang menumpuk.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top