ACEH — Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board AS tercatat turun ke 90,8 pada Juli dari 92,2 di bulan sebelumnya. Komponen Indeks Situasi Saat Ini merosot untuk bulan ketiga beruntun ke 114,9, sementara Indeks Ekspektasi stagnan di 74,7. Angka ini mengindikasikan rumah tangga AS masih berhati-hati terhadap kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja.
Di sisi lain, sentimen geopolitik tetap menjadi perhatian. Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington memiliki posisi yang sangat kuat terhadap Iran. Trump menambahkan bahwa ia lebih memilih menghindari serangan ke pembangkit listrik dan jembatan, namun tetap menekan Teheran untuk mencapai kesepakatan. "Saya tidak berniat melakukan itu," ujarnya, seraya menegaskan AS bisa menyerang target tambahan jika Iran gagal mencapai kesepakatan.
Data Inflasi Tokyo Jadi Katalis Selanjutnya
Pelaku pasar kini menanti data inflasi dan ketenagakerjaan Tokyo yang akan dirilis dalam waktu dekat. Indeks Harga Konsumen (IHK) inti Tokyo—tidak termasuk makanan segar—diprakirakan naik ke 1,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juli dari 1,6% di bulan sebelumnya. Sementara itu, IHK utama diperkirakan stabil di 1,7% YoY.
Tingkat pengangguran Jepang diprakirakan tidak berubah di 2,5%. Data ini akan menjadi indikator penting bagi Bank of Japan (BOJ) dalam menentukan arah kebijakan moneternya ke depan.
Level Teknis USD/JPY: Support dan Resistance Terdekat
Secara teknikal, pada grafik 4 jam, USD/JPY masih menunjukkan bias bullish jangka pendek. Pasangan mata uang ini bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 20 periode di 163,76 dan SMA 100 periode di 162,65, yang menjaga struktur tren naik tetap utuh meskipun terjadi konsolidasi.
Relative Strength Index (RSI) di 60,60 telah turun dari wilayah jenuh beli, tetapi masih menunjukkan momentum konstruktif. Ini mengindikasikan penurunan harga kemungkinan akan menarik minat beli selama level support utama bertahan.
Resistance terdekat berada di batas horizontal 163,96. Penembusan jelas di atas level ini akan membuka jalan untuk kenaikan lebih lanjut. Support awal berada di 163,76—perpotongan level horizontal dengan SMA 20 periode—diikuti support tambahan di 163,64 dan 163,59. Pullback lebih dalam menuju SMA 100 periode di 162,65 diperlukan untuk secara material menantang struktur bullish yang berlaku.