ACEH — Proses pemanduan dan penundaan selama ini kerap menjadi titik krusial yang menentukan cepat-lambatnya kapal bersandar atau berlayar. Pelindo Jasa Maritim mengintegrasikan sistem penjadwalan kapal secara digital, menghubungkan petugas pemandu, kapal tunda, operator pelabuhan, hingga pengguna jasa dalam satu platform.
Hasilnya, koordinasi yang sebelumnya manual dan rawan tumpang tindih jadwal kini berlangsung real-time. Armada kapal tunda dan sumber daya manusia bisa dimaksimalkan tanpa ada waktu menganggur yang panjang.
"Sistemisasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat keselamatan pelayaran dan transparansi layanan," ujar Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, dalam keterangan resmi, kemarin.
Dampak Nyata: Waktu Tunggu Berkurang, Produktivitas Naik
Dengan sistem yang lebih akurat, waktu tunggu kapal (waiting time) di pelabuhan bisa ditekan secara signifikan. Kapal yang sebelumnya harus antre berjam-jam kini mendapatkan kepastian waktu layanan.
Patrick menambahkan, transformasi ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo Group untuk menghadirkan layanan marine berstandar internasional. Perusahaan optimistis percepatan waktu layanan akan meningkatkan produktivitas kapal dan memberikan nilai tambah bagi seluruh ekosistem kepelabuhanan.
Bagi pengguna jasa, efisiensi ini berarti biaya operasional kapal lebih rendah karena waktu sandar yang lebih singkat. Arus logistik nasional pun diharapkan semakin lancar, memperkuat posisi pelabuhan Indonesia di kancah regional.
Langkah Selanjutnya: Inovasi Berkelanjutan
Pelindo Jasa Maritim berencana terus mengembangkan sistem ini seiring dengan pertumbuhan volume bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan utama. Digitalisasi proses bisnis menjadi tulang punggung transformasi layanan ke depannya.
Dengan layanan yang lebih modern dan terintegrasi, PJM menargetkan tidak ada lagi bottleneck operasional yang menghambat keluar-masuk kapal. Efisiensi ini sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan persaingan pelabuhan global yang semakin ketat.