PIDIE — Tim robotik MTsN 11 Pidie yang diperkuat Raisya Saskya, Hafizh Ahmad Azizi, dan Muhammad Fatih membuktikan kemampuan mereka di tingkat nasional. Mereka menyabet dua gelar Juara II sekaligus pada kompetisi yang mempertandingkan Robot Sumo Mission dan Robot Soccer di Medan, akhir Juli lalu.
Kepala MTsN 11 Pidie, M. Nazarullah, mengatakan pencapaian ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di bidang teknologi. “Hasil ini menunjukkan siswa madrasah mampu bersaing dalam bidang robotik di tingkat nasional,” ujarnya kepada Portalnusa.com, Kamis (30/7/2026).
Dua Kategori Sekaligus: Robot Sumo dan Robot Soccer
Pada ajang tersebut, tim asal Pidie turun di kelas robot berukuran 0,5 hingga 1 kilogram. Mereka bersaing dengan peserta dari tingkat MI, MTs, MA, dan sekolah sederajat dari berbagai provinsi. Kompetisi berlangsung selama tiga hari penuh di kampus STMIK Triguna Dharma.
Kategori yang diikuti menuntut kemampuan teknis dalam merakit dan memrogram robot untuk bertarung di arena sumo serta bermain sepak bola mini. Kedua cabang ini menjadi favorit dalam lomba robotik tingkat pelajar nasional.
Madrasah Dorong Pembelajaran Coding dan Robotik
Menurut Nazarullah, keikutsertaan timnya sebagai wakil Aceh merupakan bagian dari upaya mengembangkan pembelajaran coding dan robotik di lingkungan madrasah. Ia berharap prestasi ini bisa mendorong lahirnya lebih banyak inovasi dari pelajar Aceh di bidang teknologi.
“Ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus belajar dan berinovasi,” tambahnya.
Dukungan dari Kemenag hingga Orang Tua Siswa
Nazarullah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Kementerian Agama Kabupaten Pidie, pelatih, dan orang tua siswa. Dukungan mereka disebut menjadi kunci dalam pembinaan tim hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional.
Keberhasilan tiga siswa MTsN 11 Pidie ini menjadi salah satu capaian membanggakan bagi dunia pendidikan di Aceh, khususnya di bidang sains dan teknologi.