ACEH — Laga yang digelar sebagai bagian dari pemusatan latihan (TC) Persik di Kota Solo itu berjalan sengit. PSIS yang sudah lebih dulu matang dalam persiapan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Macan Putih. Satu gol Miftahul Hamdi sudah cukup untuk mengamankan kemenangan Mahesa Jenar.
Rapor Persiapan Berbeda: PSIS Lebih Dulu Gaspol
Perbedaan waktu persiapan menjadi faktor dominan di laga ini. Skuad asuhan Widodo C. Putro telah menjalani latihan intensif sejak 10 Juli. Hasilnya pun terlihat, PSIS tampil lebih kompak dan solid sepanjang pertandingan.
Sebelumnya, PSIS juga sukses menahan imbang Persebaya 2-2 pada laga bertajuk Persebaya 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 19 Juli lalu. Dua hasil positif ini menjadi sinyal kuat bagi PSIS menjelang bergulirnya Championship 2026/2027.
Di sisi lain, Persik baru memulai latihan bersama sepekan terakhir. Ditambah dengan perombakan tim yang masif, membangun chemistry antarpemain menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Marcos Reina.
Empat Wajah Lama yang Menghantui Persik
Satu hal yang menarik dari pertandingan persahabatan ini adalah nuansa nostalgia. Persik harus berhadapan dengan empat mantan pemainnya yang kini berseragam PSIS. Mereka adalah Nuri Fasya, Fitra Ridwan, Miftahul Hamdi, dan Syahrian Abimanyu.
Kehadiran mereka menambah bumbu tersendiri. Miftahul Hamdi bahkan menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Persik lewat golnya. Situasi ini menunjukkan betapa tipisnya batas antara kawan dan lawan di sepak bola profesional.
Langkah Berikutnya: Turnamen di Melaka
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Persik. Pasukan Marcos Reina akan melanjutkan TC di Solo selama sepekan ke depan sebelum bertolak ke Malaysia.
Di Negeri Jiran, Persik dijadwalkan tampil di ajang International 4 Triangle Tournament Malacca Governor's 76th Anniversary Cup 2026. Turnamen yang berlangsung di Stadion Hang Jebat, Melaka, pada 13-18 Agustus itu akan mempertemukan Persik dengan tuan rumah Melaka FC, Jurong FC (Singapura), dan Phnom Penh Crown FC (Kamboja).
Hasil kurang memuaskan di uji coba ini diharapkan menjadi pelecut bagi Persik untuk tampil lebih baik di turnamen internasional tersebut.