BIREUEN — Kebakaran yang melanda kawasan padat permukiman di Lorong Dewi, Dusun Geudong Teungoh, Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Minggu dini hari, menyisakan duka bagi tiga keluarga. Seluruh rumah yang sebagian besar berdinding kayu dan semi permanen itu ludes dilalap si jago merah, membuat para penghuni kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda.
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, yang datang ke lokasi pada sore harinya, memastikan para korban tidak akan dibiarkan begitu saja. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah menyiapkan sejumlah bantuan darurat dan skema pembangunan rumah baru.
Bantuan Darurat dan Rencana Hunian Tetap untuk Korban Kebakaran
"Insya Allah dalam waktu dekat, kita bangun kembali rumah untuk korban kebakaran ini. Kami telah menyalurkan berbagai bantuan darurat, termasuk tenda untuk hunian sementara hingga nantinya selesai proses pembangunan rumah permanen," jelas Mukhlis di lokasi kejadian.
Proses pembangunan rumah permanen bagi para korban akan difasilitasi melalui Baitul Mal. Langkah ini diambil agar keluarga yang terdampak dapat segera kembali memiliki hunian yang layak, meski Mukhlis mengingatkan bahwa proses administrasi tetap harus sesuai aturan yang berlaku.
Warga Sempat Panik, Api Cepat Membesar dan Mengancam Rumah Lain
Peristiwa nahas itu terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap. Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah, khawatir api turut merambat ke bangunan tetangga yang jaraknya berdekatan.
Sejumlah mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bireuen segera dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api di tengah kepungan asap dan panas, hingga akhirnya kobaran api berhasil dijinakkan dan tidak meluas ke area permukiman lainnya.
Tak Ada Korban Jiwa, Tiga Keluarga Kehilangan Segalanya
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tiga keluarga yang rumahnya hangus harus kehilangan hampir seluruh harta bendanya. Barang-barang berharga yang tersimpan di dalam rumah tidak ada yang bisa diselamatkan dari amukan api.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mukhlis turut meminta keluarga yang tertimpa musibah untuk tetap tabah dan bersabar. "Kami akan memberikan perhatian serius bagi korban kebakaran ini, namun semua tentu perlu waktu untuk mempersiapkan proses yang sesuai aturan dan ketentuan. Semoga saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dapat bersabar dalam menghadapi ujian berat ini," ungkapnya.