LHOKSEUMAWE — Ujian seleksi calon mahasiswa pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berlangsung selama dua hari. Khusus untuk jenjang Magister (S2), tes digelar pada Kamis (20/8/2026), sehari setelah seleksi Program Doktor (S3) yang berlangsung pada 19 Agustus 2026.
Ratusan peserta yang dinyatakan lolos administrasi itu memperebutkan kursi di lima program studi Magister dan satu program Doktor. Pendaftar tercatat berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Lima Prodi Magister dan Satu Program Doktor Dibuka
Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe membuka penerimaan untuk lima program studi jenjang Magister. Kelima prodi tersebut adalah Hukum Keluarga Islam (HKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Ekonomi Syariah (ES).
Sementara itu, untuk jenjang Doktor, seleksi hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa Program Studi Islamic Studies. Para peserta menjalani serangkaian tes yang dirancang untuk mengukur kesiapan akademik dan kemampuan riset mereka.
Materi Ujian: TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Wawancara
Direktur Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Zulfikar Ali Buto Siregar, M.A., merinci empat komponen ujian yang dihadapi peserta. Materi tersebut meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), kemampuan Bahasa Inggris, kemampuan Bahasa Arab, dan wawancara.
“Melalui proses seleksi yang komprehensif ini, kami berharap dapat memperoleh calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam pengembangan keilmuan dan riset pada bidang studi masing-masing,” kata Prof. Zulfikar.
Rangkaian tes tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan panitia dan tim penguji. Hasil akhir seleksi akan menjadi dasar penetapan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027.
Warek I: Seleksi Kunci Jaga Mutu Akademik
Kehadiran Dr. Iskandar di lokasi ujian bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa proses seleksi merupakan tahapan penting untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, integritas, serta kesiapan dalam mengikuti pendidikan jenjang pascasarjana.
“Seleksi ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk menjaga mutu akademik. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik sehingga nantinya terpilih mahasiswa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat,” ujarnya.
Pengawasan langsung oleh jajaran rektorat ini menjadi sinyal bahwa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe serius menjaga kredibilitas penerimaan mahasiswa baru. Panitia menargetkan pengumuman hasil seleksi dapat dilakukan tepat waktu setelah seluruh proses penilaian rampung.