PIDIE JAYA — Owner Socolatte, Irwan Ibrahim, menyebut pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak karhutla yang membuat kualitas udara di Meureudu memburuk. Ia menempatkan pengguna jalan dan pedagang sebagai kelompok paling rentan karena hampir sepanjang hari berada di luar ruangan.
Dua Titik Pembagian: Pusat Kota dan Simpang Jalan Layang
Penyaluran masker dipusatkan di pusat Kota Meureudu dan jalan nasional di kawasan Simpang Jalan Layang. Dua lokasi itu dipilih karena arus kendaraan dan aktivitas jual beli paling padat di Pidie Jaya.
Petugas membagikan masker langsung dari tangan ke tangan kepada warga yang melintas dan pedagang yang berjualan di sekitar titik tersebut.
500 Masker untuk Warga yang Beraktivitas di Luar Ruangan
Irwan mengatakan pembagian masker ditujukan kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Pengguna jalan dan pedagang dinilai berpotensi paling besar terpapar debu serta asap.
"Alhamdulillah hari ini, Sebanyak 500 masker disalurkan secara langsung kepada warga di kedua lokasi tersebut," ucap Irwan.
Ajakan Pakai Masker Saat Kualitas Udara Memburuk
Melalui kegiatan itu, Irwan berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan mengambil langkah perlindungan diri saat kualitas udara memburuk. Ia menekankan perlindungan sederhana seperti memakai masker tetap penting selama kabut asap belum surut.
Pembagian masker berlangsung satu hari di dua lokasi. Belum ada keterangan mengenai rencana penyaluran lanjutan jika kondisi udara di Pidie Jaya tetap berdebu.