BLANGPIDIE — Laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat banjir mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan deras yang turun sejak pukul 15.40 WIB disebut menjadi pemicu utama meluapnya air ke kawasan permukiman dan badan jalan.
Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, merinci banjir menyebar di empat kecamatan. Sebaran titik genangan itu membuat penanganan dilakukan bertahap di lapangan.
Sebaran Titik Banjir di Empat Kecamatan
Di Kecamatan Blangpidie, air merendam Desa Babah Lhung, Alue Manggota, Lhung Tarok, dan Meudang Ara. Kecamatan Jeumpa mencatat satu titik, yakni Desa Cot Mane.
Kecamatan Setia melaporkan Desa Alue Dama terdampak. Sementara di Kecamatan Susoh, banjir menggenangi Desa Tengah Rawa, Padang Baru, dan Pulau Kayu.
Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau ketinggian air.
Jalan Nasional Tergenang, Aktivitas Warga Terhambat
Genangan di ruas jalan nasional memperlambat mobilitas masyarakat yang melintas di kawasan terdampak. Belum ada laporan resmi soal panjang ruas jalan yang tergenang maupun kedalaman air.
TRC-PB BPBD Abdya langsung bergerak ke lokasi untuk pendataan dan pemantauan. Tim dipimpin melalui koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Abdya, Wanfadli, atas arahan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin.
Air Mulai Surut di Sejumlah Titik
BPBA melaporkan banjir berangsur surut di Desa Padang Baru dan Tengah Rawa, Kecamatan Susoh, serta Desa Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie. Penurunan muka air terjadi seiring berkurangnya intensitas hujan.
Personel TRC-PB BPBD Abdya tetap bersiaga di lokasi terdampak. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air susulan jika hujan kembali turun pada malam berikutnya.