Wali Kota Banda Aceh Buka Pelatihan Vokasi untuk 96 Peserta, Illiza: Jangan Kejar Sertifikat Tapi Kompetensi

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34:01 WIB
Wali Kota Banda Aceh membuka pelatihan vokasi untuk 96 peserta di Aula Gedung Mawardy Nurdin.

BANDA ACEH — Pelatihan yang digelar di Aula Gedung Mawardy Nurdin itu mencakup empat bidang kompetensi: Las Listrik, Teknik Pendingin (Teknisi AC), Pembuatan Roti dan Kue, serta Pemasaran Digital dan Branding. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan seminar kit secara simbolis oleh wali kota kepada perwakilan peserta.

Empat Bidang Kompetensi yang Ditawarkan

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Fahmi, merinci komposisi peserta: 16 orang untuk Las Listrik, 16 peserta Teknik Pendingin, 32 peserta Pembuatan Roti dan Kue, serta 32 peserta Pemasaran Digital dan Branding. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi berupa wawancara serta tes bakat dan minat sebelum dinyatakan memenuhi kualifikasi.

Selain materi pelatihan, peserta juga mendapatkan seminar kit, bahan praktik, akomodasi, hingga kesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Pesan Wali Kota: Kompetensi Lebih Penting dari Sertifikat

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin. “Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan dunia kerja,” ujarnya.

Ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. “Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi kejar kompetensi. Karena keterampilan adalah modal yang tidak akan habis dipakai,” kata Illiza.

Banda Aceh Academy: Ruang Pembelajaran Adaptif untuk Industri

Menurut Illiza, melalui Banda Aceh Academy, pemerintah menghadirkan ruang pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan mampu menjawab tantangan ekonomi di masa depan. Program ini sejalan dengan semangat Kota Kolaborasi, di mana pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat bersama-sama membangun ekosistem peningkatan kompetensi yang berkelanjutan.

Ia menilai keempat bidang pelatihan yang diberikan memiliki prospek kerja yang luas, baik bagi peserta yang ingin bekerja di perusahaan maupun membangun usaha secara mandiri.

Komitmen Pemkot Perluas Akses Pelatihan Vokasi

Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen terus memperluas akses pelatihan vokasi, memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, serta membuka lebih banyak peluang lahirnya tenaga kerja terampil dan wirausaha baru. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di dunia kerja dan menghadapi perkembangan teknologi.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: acehnow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top