BANDA ACEH — Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan penempatan personel di tingkat kecamatan bertujuan memperkuat peran aparatur dalam menjaga keamanan lingkungan. Setiap regu yang ditempatkan akan bersinergi dengan TNI, Polri, aparatur gampong, pemuda, Linmas, dan muhtasib gampong.
Sinergi Multiunsur untuk Deteksi Dini Pelanggaran
Menurut Rizal, pelibatan berbagai unsur ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pencegahan. “Dengan kolaborasi seluruh unsur, upaya deteksi dan pencegahan dini dapat dilakukan lebih cepat sehingga potensi gangguan trantibum maupun pelanggaran syariat Islam bisa segera diantisipasi,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Keterlibatan muhtasib gampong menjadi salah satu pembeda dalam pola pengawasan ini. Mereka adalah pengawas syariat di level desa yang selama ini sudah menjalankan tugas serupa secara informal. Kini, peran mereka diperkuat secara struktural melalui koordinasi dengan Satpol PP dan WH.
Pola Pengawasan Disesuaikan dengan Kondisi Wilayah
Rizal menjelaskan bahwa setiap kecamatan memiliki agenda dan pola pengawasan masing-masing. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan karakteristik dan kerentanan masing-masing wilayah. Namun, jika ditemukan dugaan pelanggaran yang memerlukan tindakan hukum, pihak kecamatan wajib berkoordinasi dengan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh.
“Pelaksanaan kegiatan di lapangan menjadi agenda masing-masing kecamatan. Apabila diperlukan upaya penindakan, maka akan dikoordinasikan dengan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh sesuai kewenangan yang ada,” pungkasnya.
Komitmen Menjaga Marwah Syariat di Ibu Kota Aceh
Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta marwah syariat Islam di ibu kota Provinsi Aceh. Penguatan hingga level kecamatan diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran sebelum meluas.
Sejauh ini, Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh belum merinci jumlah personel yang dikerahkan secara keseluruhan. Namun, pengawasan di tingkat gampong dan kecamatan disebut akan berjalan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara berkala.