PIDIE — Pemasangan cerucuk menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam pengerjaan jembatan Box Culvert di Desa Lhok Panah. Struktur kayu yang dipancang di sepanjang bantaran ini berfungsi memperkuat daya dukung tanah sekaligus mencegah pergeseran, sehingga konstruksi di atasnya diharapkan lebih awet dan aman digunakan warga dalam jangka panjang.
Untuk mempercepat proses pemancangan, personel Satgas TMMD menggunakan mini excavator. Alat berat ini dipilih agar pekerjaan berjalan presisi dan lebih efektif dibandingkan cara manual, tanpa mengurangi kualitas hasil akhir pembangunan.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menjelaskan bahwa material cerucuk sengaja dipilih dari batang kayu dan pohon pinang. Kedua jenis material ini dinilai memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi tanah lembek di lokasi proyek.
“Cerucuk yang terbuat dari batang kayu dan pohon pinang dipilih karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi tanah lembek di lokasi pembangunan,” ujarnya di sela-sela peninjauan proyek.
Letkol Inf Abdul Hadi menambahkan, kehadiran mini excavator di lokasi juga menjadi kunci untuk mengejar target waktu. “Kehadiran mini excavator juga mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal,” tegasnya.
Dansatgas menegaskan bahwa percepatan pengerjaan tidak boleh mengorbankan mutu. Menurutnya, setiap tahapan konstruksi wajib memenuhi standar kualitas agar infrastruktur yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar kualitas. Harapannya, infrastruktur yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutur Letkol Inf Abdul Hadi.
Ia menambahkan, pembangunan ini secara spesifik ditujukan untuk memperlancar akses menuju lahan pertanian. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil panen di Kecamatan Sakti diharapkan semakin lancar dan mampu mengungkit produktivitas serta pertumbuhan ekonomi warga.
Selain mengerahkan alat berat, proses pembangunan jembatan ini juga melibatkan warga sekitar. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat disebut menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di wilayah Pidie.
Pembangunan jembatan Box Culvert ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie. Proyek ini diharapkan mampu membuka konektivitas antarlokasi pertanian dan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sakti.