SABANG — Wilayah barat laut Kota Sabang, Aceh, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 pada Minggu (9/8/2026) pukul 10:02:05 WIB. Pusat gempa terletak pada koordinat 7.25 Lintang Utara dan 94.06 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 180 kilometer barat laut Sabang, dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer.
BMKG melalui data resmi yang dirilis pasca-kejadian menyatakan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Meski berpusat di laut, mekanisme dan kedalaman gempa tidak memicu gangguan pada kolom air laut yang signifikan.
Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum merilis data detail mengenai skala intensitas guncangan (MMI) di wilayah pesisir Aceh. Namun, getaran dilaporkan dirasakan oleh sebagian masyarakat di pesisir barat laut Pulau Weh dan sekitarnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat diminta untuk mengikuti pembaruan resmi dari BMKG serta arahan dari petugas di lapangan untuk mengantisipasi potensi gempa susulan.
BMKG telah merilis peta lokasi episenter dan shakemap yang menggambarkan estimasi guncangan di permukaan bumi. Data ini menjadi acuan awal bagi pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan dan pengecekan cepat ke lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak.
Berdasarkan parameter yang dirilis, gempa ini tergolong dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust bagian barat Sumatra. Lokasi episenter yang berada di laut dan relatif jauh dari permukiman padat penduduk menjadi faktor yang meredam dampak kerusakan.
BMKG mengingatkan kembali langkah-langkah mitigasi mandiri yang harus dilakukan warga saat merasakan guncangan, terutama di wilayah rawan gempa seperti Aceh. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko cedera saat gempa berlangsung.
Warga yang tengah berada di dalam kendaraan diminta mengurangi kecepatan secara bertahap dan berhenti di tempat terbuka, jauh dari jembatan, terowongan, maupun struktur yang rapuh. Tetap waspada terhadap potensi longsor bagi masyarakat yang berada di wilayah perbukitan atau lereng.