BANDA ACEH — Sebanyak 14 wilayah di Aceh diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan. Peringatan ini berlaku efektif mulai Rabu (5/8) hingga Jumat (7/8) dan diprakirakan berdampak pada aktivitas warga di pesisir barat hingga wilayah tengah provinsi.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Indah, menjelaskan kondisi ini dipicu oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer yang aktif secara bersamaan. Selain Gelombang Ekuatorial Rossby, daerah belokan angin dan konvergensi juga terpantau mendukung aktivitas konvektif di wilayah Aceh.
MJO dan Suhu Laut Hangat Perkuat Pertumbuhan Awan Hujan
Indah menambahkan, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif di Aceh dan pesisir barat Sumatera turut berkontribusi pada peningkatan pasokan uap air di atmosfer. Kondisi ini diperparah dengan suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat dan utara Sumatera, yang meningkatkan proses penguapan.
"Gelombang Ekuatorial Rossby serta adanya daerah belokan angin dan konvergensi dapat mendukung aktivitas konvektif di wilayah Aceh. MJO juga terpantau aktif di Aceh dan pesisir barat Sumatera," ujar Indah dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2026).
Daftar 14 Wilayah Terdampak pada 5 Agustus 2026
Pada hari pertama periode peringatan, potensi hujan lebat dan angin kencang diprakirakan terjadi di hampir seluruh pesisir barat dan selatan Aceh. Wilayah yang masuk dalam daftar peringatan dini meliputi:
- Aceh Barat dan Aceh Barat Daya
- Aceh Besar dan Aceh Jaya
- Aceh Selatan dan Aceh Singkil
- Aceh Tengah dan Aceh Tenggara
- Gayo Lues, Pidie, dan Pidie Jaya
- Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya
Potensi Cuaca Ekstrem Menyempit pada 6 Agustus
Memasuki Kamis (6/8), cakupan wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk menyempit secara signifikan. Berdasarkan prakiraan BMKG, hanya dua kabupaten yang masih berada dalam status waspada, yakni Aceh Besar dan Aceh Jaya. Sementara itu, pada Jumat (7/8) tidak ada wilayah di Aceh yang masuk dalam peringatan dini.
Waktu Terjadinya Hujan dan Imbauan Keselamatan
BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari. Hal ini dipicu oleh proses pemanasan permukaan yang terjadi pada siang hari, yang kemudian memicu pertumbuhan awan konvektif secara cepat.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengendara yang melintasi jalan raya saat kondisi cuaca memburuk. "Masyarakat juga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir, maupun tanah longsor," kata Indah.
Warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan dataran rendah juga diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.