ACEH — Keputusan menurunkan harga ini langsung dikonfirmasi oleh VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora. Menurutnya, penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi pasar dan tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku.
"Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku," ujar Kitty dalam siaran persnya, Sabtu (15/8).
Harga terbaru yang dipublikasikan merupakan Harga Jual Agen Bright Gas untuk wilayah Pulau Jawa. Adapun rincian lengkapnya sebagai berikut:
Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa harga di luar Pulau Jawa bisa berbeda, mengikuti ketentuan dan skema distribusi yang berlaku di masing-masing wilayah. Meski harga turun, perusahaan memastikan kualitas produk tidak berubah.
"Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," terang Kitty.
Bersamaan dengan penurunan harga ini, Pertamina Patra Niaga juga menggelar program Semarak Merdeka MyPertamina yang berlangsung 15 hingga 23 Agustus 2026. Promo ini menyasar konsumen yang melakukan pembelian isi ulang Bright Gas secara langsung di gerai Bright Store atau melalui platform online Klik Indomaret.
Selama periode promo, konsumen yang membeli isi ulang Bright Gas 5,5 kg berhak mendapatkan potongan harga tambahan sebesar Rp 4.050 per tabung. Sementara itu, untuk pembelian isi ulang Bright Gas 12 kg, diskon yang diberikan mencapai Rp 8.100 per tabung.
Program ini berlaku tanpa syarat minimum pembelian dan bisa digunakan dengan seluruh metode pembayaran. Artinya, jika konsumen membeli Bright Gas 12 kg di lokasi yang menerapkan harga agen baru, total penghematan yang bisa didapat mencapai Rp 10.100 per tabung selama periode promo berlangsung.
Langkah ini diambil Pertamina di tengah upaya menjaga loyalitas pelanggan segmen rumah tangga dan usaha kecil yang selama ini mengandalkan LPG nonsubsidi. Dengan harga yang lebih ramah di kantong, perusahaan berharap konsumsi Bright Gas tetap stabil meski daya beli masyarakat masih dalam tahap pemulihan.