60 Pelaku Ekraf Pidie Jaya Ikuti AdCamp Skill Up Lab, 5 Produk Terbaik Lanjut Pendampingan BantuIn

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 17 September 2026 | 09:31:31 WIB

PIDIE JAYA — Program AdCamp: Skill Up Lab menyasar pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Barat. Pidie Jaya menjadi pembuka rangkaian program AdCamp di Aceh, setelah sebelumnya digelar di tiga kabupaten Sumatera Barat, yakni Padang Pariaman, Solok, dan Agam.

Workshop berlangsung dua hari di Kantor Bappeda Kabupaten Pidie Jaya. Peserta diarahkan meningkatkan kemampuan memasarkan produk dan jasa melalui platform digital.

Enam Materi Utama dari Praktisi Periklanan

Selama pelatihan, peserta menerima enam materi utama yang disampaikan praktisi industri periklanan. Materi mencakup strategi komunikasi dan pemasaran, pemanfaatan platform digital dan kecerdasan buatan (AI), serta brand storytelling dan scripting.

Materi lain meliputi hak kekayaan intelektual (HKI) dan etika periklanan, produksi foto-video dan editing, serta penempatan iklan di media sosial. Peserta juga mendapat materi tambahan mengenai pemanfaatan Canva.

Pelatihan tidak hanya berupa pemaparan materi. Peserta langsung mempraktikkan penyusunan mini marketing plan, membuat naskah iklan, menggunakan perangkat AI untuk mencari ide konten, hingga mengambil dan mengedit foto maupun video dengan telepon genggam.

Iklan 30 Detik dan Lima Karya Terbaik

Pada hari kedua, peserta dibagi dalam kelompok untuk membuat karya iklan berdurasi 30 detik. Karya tersebut dipresentasikan dan dinilai oleh para narasumber.

Dari karya yang dihasilkan, panitia memilih lima ide atau produk kreatif terbaik dari Pidie Jaya. Kelima produk itu akan melanjutkan pendampingan secara daring melalui Program BantuIn, mencakup pembuatan konsep iklan, produksi, hingga penayangan atau ad placement di platform digital.

Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf/Bekraf, Selliane Halia Ishak, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif di daerah terdampak bencana.

"Melalui AdCamp, kami ingin membekali pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan nyata dalam produksi konten iklan, storytelling hingga pemanfaatan platform digital," katanya.

Menurut dia, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur. Penguatan sumber daya manusia dan kemampuan masyarakat mengembangkan usaha juga diperlukan agar pemulihan ekonomi berjalan berkelanjutan.

Respons Pemkab Pidie Jaya

Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Munawar Ibrahim, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta menjadi modal mengembangkan kembali usaha dan potensi lokal.

"Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal nyata bagi masyarakat untuk bangkit dan membangun kembali usaha mereka," ujarnya.

Selliane menambahkan, proses pendampingan diharapkan membantu pelaku ekonomi kreatif terpilih memperluas jangkauan pasar.

"Perjalanan ini tidak berhenti di sini. Melalui Program BantuIn, kami akan terus mendampingi pelaku ekraf terpilih untuk naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas," katanya.

Program ini ditujukan bagi masyarakat berusia 18-45 tahun yang memiliki produk, jasa, atau usaha yang masih berjalan maupun berpotensi dirintis kembali setelah bencana, termasuk mereka yang punya ide kreatif di bidang periklanan.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: waspadaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top