Pencarian

Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Baterai 800 mAh, Layar 5.000 Nit

Jumat, 18 September 2026 • 19:51:01 WIB
Review Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Baterai 800 mAh, Layar 5.000 Nit

ACEH — Setelah menjajal Galaxy Watch Ultra 2 untuk lari, memantau tidur, dan aktivitas harian, satu perubahan yang paling terasa justru bukan layarnya yang lebih terang, melainkan baterai 800 mAh yang membuat jam ini akhirnya bisa diajak berlari 15 km tanpa was-was. Samsung membanderol wearable titanium 47mm ini sebagai penerus Watch Ultra dengan Snapdragon Wear Elite dan layar 5.000 nit, menyasar pengguna aktif yang butuh jam tangguh untuk olahraga outdoor sekaligus daily driver.

Uji coba Galaxy Watch Ultra 2 dilakukan untuk pemakaian harian, lari jarak jauh, hingga memantau kualitas tidur. Perangkat ini memang diposisikan Samsung bukan cuma sebagai smartwatch spesifikasi tinggi, tapi sebagai jam yang bisa menemani aktivitas dari kantor sampai jalur trail.

Desain Titanium yang Lebih Tipis, Tapi Tetap Besar di Tangan Kecil

Sekilas bodi Galaxy Watch Ultra 2 nyaris tak bisa dibedakan dari generasi pertama. Karakter seri Ultra masih kental: bodi kotak dengan layar bundar yang dilindungi ring, material titanium, dan tampilan yang lebih mirip jam outdoor ketimbang smartwatch konvensional.

Perubahan baru terasa saat dipakai. Samsung memangkas ketebalan bodi 12% menjadi 10,7mm dari sebelumnya. Bobotnya justru naik sekitar 1,5 gram dibanding Watch Ultra 1, tapi anehnya di pergelangan tangan justru terasa lebih enteng, termasuk saat dipakai lari intens.

Strap karet bawaan juga tidak lagi kaku. Terasa lebih lentur, nyaman dipakai olahraga maupun aktivitas sehari-hari. Bagi yang biasanya melepas jam sebelum tidur, Watch Ultra 2 bisa jadi pengecualian karena tetap nyaman dipakai semalaman untuk memantau kualitas tidur.

Aksen orange yang menonjol di generasi lama, terutama di area tombol, kini dikurangi. Secara visual tidak mengurangi kesan premium, tapi memang ada perubahan karakter.

Soal ketangguhan, sertifikasinya lengkap: MIL-STD-810H, IP69K, ketahanan air 10 ATM, plus sertifikasi EN13319 untuk aktivitas menyelam. Untuk pengguna dengan pergelangan kecil, ukuran 47mm tetap terasa besar. Itu konsekuensi dari layar luas, baterai jumbo, dan tumpukan sensor di dalamnya.

Layar 5.000 Nit: Paling Terang di Kelas Smartwatch

Layar menjadi salah satu lompatan paling signifikan. Panel Super AMOLED 1,52 inci resolusi 498 x 498 piksel kini menembus 5.000 nit, naik dari 3.000 nit di generasi sebelumnya. Samsung juga menyematkan Snapdragon Wear Elite sebagai dapur pacu.

Dalam praktiknya, layar tetap terbaca di bawah terik matahari langsung. Saat dipakai lari, data pace, detak jantung, waktu, dan notifikasi masih jelas terlihat. Kecerahan bisa diatur sesuai kenyamanan mata.

Navigasi antarmenu terasa mulus, bahkan saat jari berkeringat. Layar besar membuat notifikasi, statistik olahraga, dan data kesehatan lebih mudah dibaca. Always-On Display tetap dipertahankan, meski fitur ini jelas menggerus daya tahan baterai.

Baterai 800 mAh: Naik 35%, dan Ini yang Paling Terasa

Inilah bagian yang paling menarik. Samsung menaikkan kapasitas baterai dari 590 mAh di Watch Ultra 1 menjadi 800 mAh di Ultra 2, atau sekitar 35%. Klaim pabrikan: tahan hingga 60 jam dengan Always-On Display aktif, dan 80 jam saat AOD dimatikan.

Fast charging diklaim bisa mengisi 40% dalam sekitar 30 menit. Dalam pengujian, dari kondisi 0% sampai penuh butuh waktu sekitar 3,5 jam.

Banyak faktor yang memengaruhi daya tahan: GPS, layar, notifikasi, koneksi Bluetooth, LTE, pemantauan kesehatan sepanjang hari, sampai AOD. Saat lokasi dan Always-On Display diaktifkan untuk lari 15 km dengan waktu tempuh 2 jam, baterai yang terkuras hanya 15%. Untuk pelari, ini angka yang penting karena GPS biasanya jadi fitur paling rakus daya.

Watch Ultra 2 mengandalkan dual-frequency GPS L1+L5 untuk akurasi pelacakan yang lebih baik.

Kelebihan

  • Baterai 800 mAh, naik 35% dan terasa nyata untuk sesi lari panjang
  • Layar Super AMOLED 5.000 nit, terbaca jelas di bawah matahari
  • Bodi titanium lebih tipis 12% (10,7mm) dan nyaman dipakai tidur
  • Sertifikasi lengkap: MIL-STD-810H, IP69K, 10 ATM, EN13319
  • Dual-frequency GPS L1+L5 untuk akurasi pelacakan

Yang Perlu Diperhatikan

  • Ukuran 47mm tetap besar untuk pergelangan tangan kecil
  • Bobot justru naik 1,5 gram dari generasi pertama
  • Pengisian penuh butuh 3,5 jam, lebih lama dari klaim fast charging 40%/30 menit
  • Always-On Display masih menggerus daya secara signifikan
  • Harga premium di kelas smartwatch outdoor

Verdict

Galaxy Watch Ultra 2 bukan sekadar update spesifikasi. Perampingan bodi, layar 5.000 nit, dan terutama baterai 800 mAh membuatnya lebih relevan untuk pengguna aktif yang butuh jam tangguh sekaligus nyaman dipakai harian.

Cocok buat pelari, penggemar aktivitas outdoor, atau pengguna yang ingin smartwatch dengan daya tahan baterai panjang dan layar terang. Kurang cocok buat pemilik pergelangan tangan kecil yang menginginkan jam ramping, atau yang enggan mengisi daya lebih dari tiga jam.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks