BANDA ACEH — Toko Emas Paris di kawasan belakang Masjid Raya Baiturrahman mencatat harga jual perhiasan pada Jumat (18/9/2026) sebesar Rp7.500.000 per mayam. Angka itu lebih rendah Rp50.000 dibandingkan sehari sebelumnya yang masih Rp7.550.000 per mayam. Harga tersebut di luar biaya pembuatan perhiasan.
Pemilik Toko Emas Paris, Roby, menyebut pergerakan harga emas dalam beberapa bulan terakhir relatif stabil meski tetap berubah mengikuti kondisi pasar global.
"Harga emas hari ini Rp7.500.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan. Pergerakan harganya masih mengikuti harga emas dunia," kata Roby, Jumat (18/9/2026).
Selain perhiasan, harga emas batangan di Banda Aceh juga bergerak bervariasi. Emas Antam tercatat Rp2.570.000 per gram, sementara Logam Mulia (LM) Rp2.335.000 per gram.
Roby menjelaskan, perubahan harga di pasar global berdampak langsung terhadap harga emas di tingkat lokal. Kondisi itu membuat harga emas masih berpotensi naik maupun turun dalam waktu mendatang.
Catatan Waspadaaceh.com menunjukkan harga emas di Banda Aceh pernah menyentuh Rp10 juta per mayam pada 29 Januari 2026. Level itu menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang tahun ini.
Sepanjang Juli hingga September 2026, pantauan harga emas di Banda Aceh berada di kisaran Rp7,5 juta per mayam. Rentang tersebut bertahan meski harga emas dunia terus bergerak.
Roby menuturkan, emas masih menjadi pilihan masyarakat untuk menyimpan nilai aset, terutama saat kondisi ekonomi global tidak pasti. Meski begitu, transaksi jual beli tetap dipengaruhi perubahan harga di pasar.
Ia memperkirakan harga emas masih bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan. Warga yang hendak membeli maupun menjual emas disarankan memantau perkembangan harga lebih dulu sebelum bertransaksi.