Pencarian

Baitul Mal Lhokseumawe dan Islamic Relief Indonesia Salurkan 28 Sapi Kurban untuk Warga Kurang Mampu

Jumat, 29 Mei 2026 • 13:41:01 WIB
Baitul Mal Lhokseumawe dan Islamic Relief Indonesia Salurkan 28 Sapi Kurban untuk Warga Kurang Mampu
Baitul Mal Lhokseumawe dan Islamic Relief Indonesia menyalurkan 28 sapi kurban kepada warga kurang mampu di berbagai gampong.

LHOKSEUMAWE — Sebanyak 28 ekor sapi kurban dari Islamic Relief Indonesia disalurkan melalui Baitul Mal Kota Lhokseumawe untuk masyarakat prasejahtera di berbagai gampong. Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara lembaga kemanusiaan internasional dengan institusi lokal dalam menghadirkan manfaat ibadah kurban secara lebih merata.

Penyebaran Hewan Kurban ke Gampong-Gampong

Dari total 28 ekor sapi tersebut, pendistribusian dilakukan secara bertahap ke sejumlah titik yang telah ditentukan oleh Baitul Mal setempat. Setiap gampong penerima mendapatkan jatah sesuai dengan data warga yang paling membutuhkan.

Islamic Relief Indonesia memastikan hewan kurban yang disalurkan telah memenuhi syarat kesehatan dan usia layak kurban. Proses pemotongan dilakukan di hari raya dan hari tasyrik dengan melibatkan panitia lokal di masing-masing lokasi.

Mengapa Kolaborasi Ini Penting bagi Warga Lhokseumawe?

Keterlibatan Baitul Mal sebagai lembaga pengelola zakat dan wakaf di tingkat kota memberikan jaminan pendataan penerima yang lebih akurat. Dengan sistem yang sudah terbangun, distribusi daging kurban tidak hanya menyasar masjid-masjid besar, tetapi juga menjangkau warga di pelosok gampong yang kerap luput dari perhatian.

Program ini juga menjadi contoh sinergi antara lembaga internasional dengan institusi daerah dalam mengelola ibadah kurban secara profesional. Pola seperti ini dinilai lebih efektif karena menggabungkan sumber daya dari luar dengan pengetahuan lokal tentang kondisi warga.

Dampak Langsung bagi Penerima Manfaat

Setiap ekor sapi yang dipotong menghasilkan rata-rata puluhan kilogram daging yang langsung dibagikan kepada keluarga penerima. Bagi warga kurang mampu di Lhokseumawe, daging kurban ini menjadi sumber protein hewani yang hanya bisa mereka nikmati setahun sekali pada momen Idul Adha.

Baitul Mal Kota Lhokseumawe mencatat bahwa kebutuhan akan hewan kurban di wilayah ini masih cukup tinggi setiap tahunnya. Kolaborasi dengan Islamic Relief Indonesia diharapkan bisa terus berlanjut untuk menutup kesenjangan antara jumlah hewan kurban yang tersedia dengan jumlah warga yang membutuhkan.

Bagaimana Mekanisme Penyaluran Kurban ke Depan?

Islamic Relief Indonesia menyatakan akan mengevaluasi pelaksanaan tahun ini untuk meningkatkan cakupan penyaluran pada Idul Adha mendatang. Salah satu rencana yang dibahas adalah memperluas kerja sama dengan Baitul Mal di kota-kota lain di Aceh.

Bagi warga yang ingin berkurban melalui jalur ini, Baitul Mal Lhokseumawe membuka pelayanan penitipan dan penyaluran hewan kurban sepanjang tahun. Calon pekurban bisa memilih skema kurban atas nama pribadi, keluarga, atau almarhum dengan pendistribusian yang terdata secara transparan.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks