BANDA ACEH — FDP tidak sekadar mengirim hewan kurban. Organisasi ini memiliki misi dakwah jangka panjang di titik-titik yang selama ini jarang tersentuh pembinaan agama. Ketua FDP Aceh dr Nurkhalis mengungkapkan, saat ini setidaknya 13 orang dai telah ditempatkan di Aceh Tenggara, khususnya Kecamatan Leuser, serta di Pulau Banyak, Kabupaten Singkil. Di Sumatera Utara, para dai menyebar ke Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.
Mengapa Kurban Difokuskan ke Perbatasan?
Zulkarnaini menjelaskan, target utama pengiriman hewan kurban adalah kawasan yang sudah ditempati para dai FDP. Artinya, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bagian dari strategi membangun kedekatan dengan masyarakat setempat. "Alhamdulillah hewan kurban yang kita salurkan terus meningkat setiap tahunnya. Ini menunjukkan umat Islam Aceh dan Indonesia begitu peduli dengan kondisi umat Islam di perbatasan," ujarnya di Banda Aceh, Kamis.
Rincian Hewan Kurban dan Desa Sasaran
Tahun ini, FDP menyalurkan 51 ekor kambing dan 3 ekor sapi ke 14 desa. Sebaran meliputi Kecamatan Danau Paris—Desa Biskang, Situbuh-tubuh, Sikoran, Situban, Lae Balno, Dusun Pancur Arang, dan Desa Napagaloh—serta beberapa desa di luar kecamatan tersebut. Para penyumbang berasal dari berbagai kalangan: dokter, akademisi, pedagang, dan hampir seluruh lapisan masyarakat.
Bingkisan untuk 20 Mualaf di Aceh Singkil dan Subulussalam
Sebelum hari raya, FDP bersama Baznas juga menyerahkan bingkisan bagi 20 mualaf di Aceh Singkil dan Subulussalam. Langkah ini memperkuat pendekatan dakwah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga yang baru memeluk Islam. Wilayah perbatasan Aceh-Sumut selama ini dikenal memiliki tantangan geografis dan akses terbatas terhadap pembinaan keagamaan.
Apa Dampak Kehadiran Dai di Perbatasan?
Kehadiran 13 dai di titik-titik terpencil seperti Leuser dan Pulau Banyak diharapkan mampu mengubah pola pemahaman keislaman masyarakat yang selama ini terisolasi. FDP mencatat, secara wawasan keislaman, warga di perbatasan dan pedalaman Aceh-Sumut masih tertinggal dibanding saudara mereka di perkotaan. Dengan pengiriman kurban yang terus meningkat, FDP optimistis kesenjangan itu perlahan bisa dipersempit.
FAQ: Apa Saja Wilayah yang Menjadi Target Dakwah FDP?
Di Aceh: Kecamatan Leuser (Aceh Tenggara) dan Pulau Banyak (Kabupaten Singkil). Di Sumatera Utara: Kabupaten Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat. FDP juga menjangkau Kecamatan Danau Paris dan desa-desa di sekitarnya yang masuk dalam peta prioritas pengiriman hewan kurban.
Bagaimana Cara Masyarakat Bisa Berpartisipasi?
FDP menerima donasi hewan kurban dari berbagai kalangan tanpa batasan wilayah. Tahun ini saja, sumbangan datang dari dokter, akademisi, hingga pedagang. Masyarakat yang ingin berkontribusi bisa menghubungi koordinator FDP di Banda Aceh atau melalui jaringan dai yang tersebar di titik-titik dakwah.