Pencarian

Kementerian PU Tangani Permanen 36 Titik Jalan dan Jembatan di Aceh, Progres Jembatan Lawe Mengkudu I Capai 83,72 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 • 14:53:01 WIB
Kementerian PU Tangani Permanen 36 Titik Jalan dan Jembatan di Aceh, Progres Jembatan Lawe Mengkudu I Capai 83,72 Persen
Pekerjaan permanen di 36 titik jalan dan jembatan di Aceh tengah berjalan sesuai rencana.

BANDA ACEH — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memulai penanganan permanen terhadap 36 titik jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana. Proyek ini menyasar tiga jalur utama penghubung antarwilayah di provinsi paling barat Indonesia itu.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan proses rehabilitasi infrastruktur terus menunjukkan perkembangan positif. Ia menegaskan pemerintah juga mempercepat penanganan permanen terhadap jembatan yang saat ini masih bersifat sementara.

"Jalan nasional sudah kembali fungsional 100 persen dan penanganan permanen terhadap jembatan-jembatan daerah yang masih bersifat temporer akan dipercepat agar konektivitas pulih sepenuhnya," kata Dody dalam keterangan resmi.

Sebaran 20 Titik di Lintas Timur dan Lintas Barat

Di koridor Lintas Timur, pekerjaan difokuskan pada 17 lokasi yang mencakup 13 ruas jalan nasional dan empat jembatan. Beberapa ruas yang ditangani antara lain Beureunuen–Batas Pidie Jaya/Pidie, Pidie Jaya–Meureudu, Meureudu–Bireuen, Peureulak–Langsa, serta Kuala Simpang–batas Provinsi Sumatera Utara.

Empat jembatan yang masuk dalam program ini adalah Jembatan Krueng Meureudu, Krueng Tingkeum, Pante Lhong, dan Ulee Langa. Sementara di Lintas Barat, penanganan dilakukan di tiga lokasi, yakni ruas Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan Raya, ruas Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhokseumot–Jeuram, serta Jembatan Krueng Beutong.

16 Titik di Lintas Tengah, Jembatan Lawe Mengkudu I Hampir Rampung

Penanganan permanen juga dilakukan di 16 lokasi pada koridor Lintas Tengah Aceh yang meliputi wilayah Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Bener Meriah. Pekerjaan tidak hanya mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi jalan serta jembatan, tetapi juga penanganan lereng, perlindungan tebing sungai, dan pekerjaan struktur pendukung lainnya.

Salah satu proyek yang menunjukkan kemajuan signifikan adalah pembangunan kembali Jembatan Lawe Mengkudu I di Lintas Tengah Aceh. Hingga 28 Juni 2026, progres pengerjaannya telah mencapai 83,72 persen dan ditargetkan rampung pada 31 Juli 2026. Jembatan lama yang terdampak bencana dibongkar total dan digantikan dengan struktur baru yang lebih aman.

Pemulihan Konektivitas dan Dukungan Ekonomi Masyarakat

Penanganan permanen ini bertujuan memulihkan konektivitas di jalur Lintas Timur, Lintas Barat, dan Lintas Tengah yang merupakan urat nadi transportasi dan distribusi barang di Aceh. Dengan pulihnya infrastruktur, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga diharapkan kembali normal.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian proyek. Langkah ini juga untuk meminimalkan risiko kerusakan di masa mendatang melalui penguatan lereng dan tebing sungai di titik-titik rawan bencana.

Bagikan
Sumber: pintoe.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks