ACEH — Darije Kalezic kembali ke Kota Daeng setelah delapan tahun meninggalkan PSM. Kedatangannya disambut langsung oleh Munafri Arifuddin, pria yang dulu memberinya kepercayaan sebagai nahkoda tim. Keduanya terlibat diskusi panjang tentang masa depan Pasukan Ramang.
Ikatan Emosional yang Tak Pernah Putus dengan Makassar
Pelatih asal Bosnia itu mengaku kepulangannya bukan semata urusan profesional. Ada ikatan batin yang membuatnya selalu rindu kembali ke Makassar. "PSM Makassar dan seluruh suporternya memiliki tempat yang sangat spesial di hati saya," ujar Darije dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan, dukungan luar biasa dari suporter menjadi alasan utama kerinduannya. "Tetapi saya juga kembali karena kalian semua, para suporter PSM Makassar," katanya.
Duet yang Pernah Membawa Piala Indonesia 2018/2019
Hubungan Munafri dan Darije bukan sekadar bos dan anak buah. Saat menjabat CEO, Munafri memberikan kepercayaan penuh kepada Darije untuk menangani tim. Hasilnya, PSM menjuarai Piala Indonesia 2018/2019 — trofi nasional pertama klub setelah puluhan tahun puasa gelar.
Kepercayaan yang sama kini diberikan lagi. Darije mengaku masih mengingat atmosfer kota dan dukungan fanatik suporter saat pertama kali melatih delapan tahun lalu. "Bersama-sama, mari kita bergerak maju untuk membawa PSM Makassar kembali ke tempat yang memang seharusnya menjadi milik PSM," ucapnya.
PSM Bukan Sekadar Klub, Ini Identitas Masyarakat Sulsel
Munafri menegaskan, PSM adalah harga diri warga Makassar dan Sulawesi Selatan. Menurutnya, mengembalikan kejayaan Juku Eja butuh kerja bareng semua elemen: manajemen, pelatih, pemain, pemerintah, hingga suporter yang dikenal paling loyal di Indonesia.
"PSM adalah kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan. Semangat yang dibawa Coach Darije menjadi motivasi bagi kita semua bahwa PSM memiliki sejarah besar dan harus terus diperjuangkan," kata Munafri.
Ia berharap kehadiran Darije membawa energi positif untuk musim 2026/2027. Pengalaman dan dedikasi pelatih berusia 55 tahun itu diyakini bisa membangkitkan optimisme seluruh keluarga besar PSM. "Semoga kembalinya Coach Darije menjadi awal yang lebih baik bagi PSM Makassar untuk kembali bersinar. Ewako PSM," tutup Munafri.