Pencarian

Bupati Bireuen Wajibkan Kepala Puskesmas Tinggal di Puskesmas Demi Optimalisasi Layanan, Kapus Peusangan Keluhkan Pegawai Sulit Disiplin

Sabtu, 18 Juli 2026 • 02:42:01 WIB
Bupati Bireuen Wajibkan Kepala Puskesmas Tinggal di Puskesmas Demi Optimalisasi Layanan, Kapus Peusangan Keluhkan Pegawai Sulit Disiplin
Bupati Bireuen mewajibkan seluruh Kepala Puskesmas tinggal di puskesmas untuk mengoptimalkan layanan kesehatan masyarakat.

BIREUEN — Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST resmi mewajibkan seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) di 20 kecamatan untuk tinggal dan menetap di lingkungan puskesmas. Kebijakan ini disampaikan dalam pertemuan Bupati dan Wakil Bupati bersama para kapus di oproom pendopo, Jumat (17/7). Instruksi ini bertujuan memastikan pengelolaan unit pelayanan medis berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Alasan Bupati Mewajibkan Kapus Tinggal di Puskesmas

Menurut H Mukhlis, tanpa adanya penanggung jawab yang berada di lokasi setiap saat, mustahil pelayanan maksimal bisa tercapai. "Apapun yang dilakukan tanpa ada penanggungjawab di lokasi, maka sulit untuk bisa memperoleh hasil terbaik dalam melayani masyarakat," tegasnya. Ia menambahkan bahwa tugas jabatan Kapus menuntut kehadiran penuh agar pelayanan berjalan efektif.

Bupati berjanji akan mendukung setiap kebutuhan puskesmas demi mewujudkan pelayanan prima bagi warga dari seluruh pelosok desa. "Insya Allah, kami siap mendukung setiap kebutuhan di Puskesmas, demi terwujudnya pelayanan prima bagi masyarakat dari seluruh pelosok desa," jelas H Mukhlis.

Wakil Bupati Minta Standar Pelayanan Minimum Dipenuhi

Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen Ir H Razuardi meminta agar setiap puskesmas memenuhi standar pelayanan minimum. Ia menekankan pentingnya manajemen yang baik dan ketersediaan obat-obatan yang selalu terjaga. "Puskesmas harus siap mengembangkan diri untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati, agar memberi manfaat bagi masyarakat," harap Razuardi.

Keluhan Kapus Peusangan: Ada Pegawai yang Mengaku Punya Backing

Dalam sesi tanya jawab, Kapus Peusangan Mursal SKM menyampaikan keluhan soal sulitnya menerapkan disiplin pegawai. Ia mengaku menemukan beberapa pegawai yang belum bekerja sesuai SOP karena mengaku memiliki backing dari pihak tertentu. "Kami mohon dukungan Bupati dan Wakil Bupati, untuk mendisplinkan pegawai supaya kami selalu sinergi dalam bertugas, memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Keluhan ini mendapat sambutan antusias dari Bupati H Mukhlis. Ia mendukung penuh langkah Kapus Peusangan untuk menegakkan disiplin di lingkungan kerjanya. Dukungan ini diharapkan menjadi preseden bagi puskesmas lain di Bireuen untuk berani menerapkan aturan secara konsisten.

Bagikan
Sumber: metroaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks