PIDIE — Dari 26 unit truk yang disiapkan, 19 unit dialokasikan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pidie, sedangkan 7 unit lainnya untuk Kabupaten Pidie Jaya. Penyerahan untuk Pidie Jaya dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang. Sebelum penyerahan, dilakukan prosesi peusijuek (tepung tawar) dan pengecekan kelengkapan kendaraan.
19 Desa di Pidie Terima Truk, Tersebar di 14 Kecamatan
Armada truk untuk Pidie diberikan kepada koperasi di 19 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Di antaranya Desa Blang Raya (Kecamatan Muara Tiga), Desa Seukee dan Cot Palue (Simpang Tiga), Desa Cebrek (Kembang Tanjong), Desa Bale Busu (Mutiara), Desa Leupuem Mesjid (Sakti), Desa Meunasah Dayah dan Trieng Cudo (Tiro), Desa Lampoh Krueng (Kota Sigli), Desa Pasi Rawa (Pidie), Desa Kule dan Teupin Jeue (Batee), Desa Karieng (Grong-Grong), Desa Adan (Mutiara Timur), serta Desa Ulee Titue, Cot Khutang, Reubat, dan Paloh Raya.
Dandim Ingatkan Perawatan Optimal
Letkol Inf Abdul Hadi menegaskan bahwa truk operasional ini diserahkan untuk mendukung kegiatan koperasi dalam mengangkut hasil produksi dan memperkuat aktivitas ekonomi desa. "Saya berharap kendaraan ini dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Pidie dan Pidie Jaya," ujarnya.
Apresiasi Pemkab Pidie atas Sinergi TNI
Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar menyampaikan terima kasih atas komitmen Kodim 0102/Pidie dalam menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, dukungan armada operasional ini akan meningkatkan efektivitas distribusi barang dan memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan. Kegiatan turut dihadiri Kasdim 0102/Pidie, Pabung Pidie Jaya, kepala dinas terkait, Danramil, pengurus koperasi, serta para kepala desa penerima bantuan.
Target: Distribusi Lancar, Ekonomi Desa Bergerak
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif untuk memperkuat ekonomi berbasis desa melalui koperasi. Dengan tambahan armada truk, diharapkan hasil pertanian, perkebunan, dan produk lokal lainnya dapat didistribusikan lebih cepat ke pasar. Para pengelola koperasi diminta menjaga kondisi kendaraan agar manfaatnya berkelanjutan bagi warga desa di Pidie dan Pidie Jaya.