Pencarian

Santri Dayah Ruhul Qur’ani Asal Simeulue Munifah Durratun Nashihah Raih Penghargaan Robotik Nasional di Medan, Tim Bawa Pulang 8 Trofi

Selasa, 28 Juli 2026 • 16:54:31 WIB
Santri Dayah Ruhul Qur’ani Asal Simeulue Munifah Durratun Nashihah Raih Penghargaan Robotik Nasional di Medan, Tim Bawa Pulang 8 Trofi
Santri Dayah Ruhul Qur’ani, Munifah Durratun Nashihah, meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang TGD Robotic Expo and Exhibition di Medan, Sumatera Utara.

ACEH BARAT — Munifah Durratun Nashihah, santri kelas XI asal Kabupaten Simeulue, membuktikan bahwa santri juga bisa unggul di bidang teknologi. Ia bersama Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani (RQ) baru saja pulang dengan segudang prestasi dari kompetisi robotik nasional di Medan, Sumatera Utara.

Putri pasangan Muhardi Adnil dan Lely Oktamaria ini merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Dalam ajang TGD Robotic Expo and Exhibition yang diadakan di Kampus STMIK Triguna Dharma, ia berhasil menyabet dua penghargaan sekaligus: Best Striker dan Fighting Spirit Award.

Apa yang Membuat Prestasi Ini Istimewa?

Ini adalah kali pertama Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani mengikuti kompetisi tingkat nasional. Mereka harus bersaing dengan peserta dari 42 sekolah di seluruh Indonesia. Hasilnya, tim asal Aceh Barat itu total membawa pulang delapan penghargaan.

“Saya ingin mencari pengalaman baru di bidang robotik dan menguji kemampuan robot hasil rakitan sendiri. Dari perlombaan ini saya mendapatkan banyak pelajaran untuk terus belajar dan berinovasi,” ujar Munifah.

Dukungan Penuh dari Dayah

Keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan intensif di Dayah Ruhul Qur’ani. Kepala Lembaga Pengembangan Potensi Santri (LPP) Dayah Ruhul Qur’ani, Heri Masrizal, S.H., M.H., mengapresiasi kerja keras para santri dan pembina.

“Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras dan kesungguhan akan menghasilkan capaian yang membanggakan. Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas dan melahirkan prestasi-prestasi lainnya,” kata Heri.

Harapan untuk Generasi Muda Aceh

Heri berharap torehan ini bisa memotivasi generasi muda Aceh, khususnya para santri, untuk tidak ragu mengembangkan potensi di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, kemampuan bersaing di tingkat nasional dan internasional sudah bisa dimulai dari dayah.

Munifah sendiri mengaku bersyukur atas pencapaian ini. Ia bertekad terus mengasah kemampuannya di bidang robotik, sembari tetap menjalani pendidikan sebagai santri di Dayah Ruhul Qur’ani.

Bagikan
Sumber: tubinnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks