BIREUEN — Wakil Presiden Gibran Rakabuming memastikan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, berjalan sesuai target. Proyek strategis pemulihan infrastruktur pascabencana ini kini memasuki tahap pemasangan struktur jembatan dengan progres mencapai 80,5 persen.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnain memaparkan langsung perkembangan proyek kepada Wapres di lokasi. Ia menegaskan jembatan permanen tersebut akan difungsikan pada akhir tahun ini.
"Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres," ujar Zulkarnain di hadapan Wapres Gibran.
Jembatan Darurat Masih Beroperasi dengan Sistem Buka Tutup
Sebelum jembatan permanen selesai, mobilitas warga Bireuen masih mengandalkan jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup. Kehadiran Wapres di lokasi bertujuan mendorong percepatan pembangunan agar akses mobilitas di kawasan kembali normal.
Dalam peninjauannya, Wapres tidak hanya menerima paparan teknis. Ia juga meninjau langsung kondisi konstruksi jembatan beserta pekerjaan yang tengah berlangsung di lapangan.
Wapres Minta Normalisasi Sungai di Sekitar Jembatan
Gibran memastikan sejumlah aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar. Ia secara spesifik menyoroti perlunya normalisasi pada bagian sungai di dekat lokasi jembatan.
Wapres menyatakan ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat terdampak. Menurutnya, setiap langkah pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan warga yang mengalami dampak bencana.
Gotong Royong Pemulihan: TNI, Polri, hingga Relawan Terlibat
Wapres mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, serta elemen masyarakat yang bergotong royong membantu proses pemulihan. Semangat kolaborasi ini dinilai sangat berharga, namun Gibran menegaskan pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal. Dengan rampungnya jembatan permanen, akses mobilitas masyarakat diharapkan segera pulih dan perekonomian warga Bireuen kembali meningkat.
Turut mendampingi Wapres dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.