MEULABOH — Sebanyak 68 putra-putri terbaik Aceh Barat yang lolos seleksi ketat kini resmi berstatus calon anggota Paskibraka. Mereka akan menjalani masa karantina intensif hingga pertengahan Agustus, dengan puncak pengukuhan dijadwalkan pada 15 Agustus 2026.
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH, yang hadir langsung dalam pembukaan kegiatan tersebut, menyebut proses karantina ini bukan sekadar pelatihan fisik, melainkan pendidikan karakter kebangsaan.
Makna Sungkeman Sebelum Latihan Dimulai
Momen yang paling menyita perhatian dalam pembukaan karantina adalah prosesi sungkeman. Para calon Paskibraka secara bergiliran membasuh kaki orang tua mereka, sebuah tradisi yang sarat makna sebagai bentuk permohonan restu dan doa sebelum menjalani tugas mulia.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris, tetapi juga tentang kerendahan hati dan penghormatan kepada orang tua.
Apresiasi untuk Badan Kesbangpol dan Para Pelatih
Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Aceh Barat serta semua pihak yang memfasilitasi kegiatan ini. Ia menilai, pembinaan ini menjadi upaya nyata dalam meningkatkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air bagi generasi muda di kabupaten paling barat Pulau Sumatera itu.
"Hal ini diharapkan dapat menjadi upaya dalam meningkatkan semangat nasionalisme, kebangsaan dan cinta tanah air khususnya bagi seluruh Paskibra Kabupaten Aceh Barat," kata Said dalam sambutannya.
Pesan Wakil Bupati: Jaga Kesehatan dan Disiplin
Said Fadheil mengingatkan bahwa terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan besar yang harus diimbangi dengan tanggung jawab. Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan setiap agenda pelatihan untuk belajar menjadi pribadi yang kuat, rendah hati, dan saling menghargai.
"Kami juga perlu mengingatkan kepada seluruh Paskibra untuk selalu menjaga kesehatan dan menjaga asupan makanan yang bergizi, jaga kedisiplinan, semangat dalam mengikuti setiap rangkaian pelatihan dan manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Target Pengukuhan 15 Agustus 2026
Selama masa karantina, para calon anggota akan menerima materi pelatihan yang telah disusun oleh para pembina dan pelatih. Said Fadheil mengapresiasi dedikasi para pelatih yang telah menunjukkan komitmen besar dalam mendidik calon pasukan pengibar bendera ini.
"Semoga kerja keras ini menghasilkan pasukan yang tidak hanya gagah dan berhasil menjalankan tugas tetapi juga memiliki karakter yang mulia," harapnya.
Secara khusus, Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga calon Paskibraka atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada pemerintah daerah dalam mendidik putra-putri mereka.