Pencarian

Firdaus Noezula Resmi Pimpin PT PEMA Global Energi Aceh, Targetkan Perusahaan Lebih Sehat dan Profesional

Minggu, 23 Agustus 2026 • 08:01:01 WIB
Firdaus Noezula Resmi Pimpin PT PEMA Global Energi Aceh, Targetkan Perusahaan Lebih Sehat dan Profesional
Firdaus Noezula resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT PEMA Global Energi berdasarkan Keputusan Pemegang Saham pada 19 Agustus 2026.

BANDA ACEH — Firdaus Noezula menegaskan target utamanya memimpin PT PEMA Global Energi adalah menjadikan perusahaan semakin sehat, profesional, dan produktif. Pernyataan itu disampaikannya menyusul penetapan dirinya sebagai Direktur Utama PGE melalui Keputusan Pemegang Saham yang diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

“Target saya ke depan adalah bagaimana PGE bisa tumbuh menjadi perusahaan yang semakin sehat, profesional, produktif, dan memberikan manfaat semakin baik,” kata Firdaus dalam keterangannya kepada media.

Pria kelahiran 2 Maret 1992 itu bukan wajah baru di ekosistem perusahaan pelat merah Aceh. Sebelumnya, ia menjabat Komisaris Independen PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA, perusahaan yang menjadi pemegang saham PGE. Setelah menerima amanah baru, Firdaus telah menyampaikan surat pengunduran diri dari posisi komisaris kepada Gubernur Aceh melalui Komisaris Utama PT PEMA.

Ditempa di Dayah hingga Jadi Presiden Mahasiswa

Perjalanan Firdaus menuju kursi puncak korporasi tidak singkat. Enam tahun ia menempuh pendidikan di Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) Dayah Bustanul Ulum Langsa, dari tingkat tsanawiyah hingga aliyah. Nilai-nilai kedisiplinan dan kemandirian dari pendidikan dayah itu ia bawa hingga ke bangku kuliah di Universitas Malikussaleh.

Di kampus, ia aktif di gerakan mahasiswa dan dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa periode 2012-2014. Ia kemudian melanjutkan studi magister di IPB University pada Program Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan dan meraih gelar Magister Sains pada 2023. Perpaduan latar belakang teknik informatika dan perencanaan pembangunan ini menjadi bekalnya dalam membaca persoalan tata kelola perusahaan dan kebijakan publik.

Jejak Karier dari Tenaga Ahli hingga Pengawasan BUMD

Sebelum berkarier di dunia korporasi, Firdaus sempat menjadi Tenaga Ahli Bupati Aceh Utara pada 2016-2018. Pengalaman itu mempertemukannya langsung dengan dinamika pemerintahan daerah dan pelayanan publik. Kariernya berlanjut ke tingkat nasional sebagai Tenaga Ahli DPR RI periode 2020-2024, di mana ia bersentuhan dengan proses penyusunan kebijakan dan pengawasan program pemerintah.

Di luar pemerintahan, ia aktif di sejumlah organisasi, termasuk Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Aceh di Bogor dan Wakil Ketua DPD KNPI Aceh Bidang Kemitraan BUMN dan BUMD. Pada 2023, ia mendirikan Yayasan Teras Inovasi Indonesia untuk pembinaan kapasitas pelajar dan pemuda Aceh. Ia juga tercatat sebagai Sekretaris Umum DPD Himpunan Alumni IPB University Provinsi Aceh periode 2025-2029.

Operator Lapangan Gas Arun dengan Wilayah Kerja 1.336 Km Persegi

Kursi Direktur Utama PGE membawa Firdaus mengelola aset energi strategis milik Aceh. Sejak 17 Mei 2021, PGE resmi menjadi operator Wilayah Kerja B di Aceh Utara, mengambil alih pengelolaan dari Pertamina Hulu Energi NSB dengan masa kontrak 20 tahun. Wilayah kerja perusahaan ini mencakup sekitar 1.336,62 kilometer persegi, meliputi lapangan gas Arun Cluster 1 hingga Cluster 4 serta Lapangan South Lhoksukon A dan D.

Jejak Firdaus yang panjang di organisasi, pemerintahan, hingga pengawasan perusahaan daerah menjadi modal awal yang ia bawa untuk mengawal perusahaan ini. Sebagai mantan komisaris independen PEMA, ia telah mengenal ekosistem bisnis dan tantangan yang dihadapi PGE.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks