ACEH TENGAH — Pembangunan jembatan beton itu menyasar warga Desa Merah Said dan Desa Berawang Baro yang selama ini bergantung pada akses penghubung di Dusun Keding Karang. Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto menyebut jembatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan infrastruktur di wilayah binaan.
Spesifikasi Jembatan: Panjang 6 Meter, Lebar 4 Meter
Jembatan beton yang dibangun memiliki panjang 6 meter dan lebar 4 meter. Pekerjaan dimulai pada 21 Oktober 2026 dengan sasaran penerima manfaat 857 jiwa atau 205 kepala keluarga.
Progres pembangunan masih mencapai 2 persen. Tahap awal yang dikerjakan berupa pembongkaran jembatan lama, dengan melibatkan personel Kodim 0106/Aceh Tengah.
Dandim: Akses Lancar Penting untuk Ekonomi dan Sosial Warga
Rudy menekankan bahwa keberadaan jembatan yang memadai menentukan aktivitas harian warga di kedua desa. Menurutnya, akses yang lancar ikut menopang kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
"Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat antara Desa Merah Said dan Desa Berawang Baro. Keberadaan jembatan yang memadai sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga, termasuk dalam mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat," ujarnya.
Pengawasan Tahapan Pekerjaan dan Faktor Keselamatan
Pelaksanaan pembangunan akan terus dipantau agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Faktor keamanan dan keselamatan di lapangan menjadi perhatian dalam pengawasan tersebut.
"Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga jembatan ini nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Dukungan dan kerja sama semua pihak juga diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan aman dan sesuai dengan perencanaan," tambah Rudy.
Jembatan beton di Kecamatan Jagong Jeget diharapkan memperbaiki konektivitas antarwilayah. Manfaatnya menyasar langsung warga dua desa yang selama ini melintasi jembatan lama.