ACEH — Ajang ini bukan sekadar nostalgia. Taufik Hidayat, yang juga menjabat Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, menyebut Shuttle Open 2026 dirancang sebagai bentuk apresiasi untuk para peraih medali emas Olimpiade sekaligus panggung inspirasi bagi atlet muda Indonesia. Lin Dan, rival abadi Taufik di era kejayaannya, dipastikan hadir sebagai bintang tamu spesial.
Kehadiran pemilik dua emas Olimpiade asal Tiongkok itu mendapat sambutan hangat dari Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Achmad Soebagdja. Ia menilai Lin Dan memiliki prestasi yang sangat lengkap dan kehadirannya akan menghadirkan euforia bulu tangkis di tengah masyarakat.
"Sangat tak mudah sebagai pemain tapi bisa dihadirkan. Dia memiliki prestasi yang lengkap," ujar Ricky dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jumat (31/7/2026).
Selain pertandingan persahabatan, Shuttle Open 2026 mengusung misi sosial melalui pelelangan koleksi pribadi para legenda. Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk atlet bulu tangkis Indonesia yang membutuhkan. Taufik Hidayat mengungkapkan optimisme tinggi terhadap agenda amal ini.
"Tahun lalu tembus Rp 2,5 miliar. Mudah-mudahan tahun ini lebih baik lagi," kata peraih emas Olimpiade Athena 2004 itu. Ia juga menyebut Susy Susanti, Alan Budikusuma, dan Apriyani Rahayu tetap mendukung meski tak bisa hadir tahun ini.
Taufik menegaskan event ini menjadi momentum untuk mendekatkan olahraga bulu tangkis kepada penggemar sekaligus memicu lahirnya generasi penerus yang bisa mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.