Warga Dusun Sarah Raja Aceh Timur Rayakan Maulid di Tenda Sekolah Darurat Pascabanjir, Hadirkan Penceramah dari Bener Meriah

Penulis: Ricki Manurung  •  Selasa, 15 September 2026 | 07:02:01 WIB
Warga Dusun Sarah Raja, Aceh Timur, mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di tenda sekolah darurat pascabanjir.

ACEH TIMUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sarah Raja, Gampong Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, berlangsung sederhana. Ratusan warga dari kalangan bapak-bapak hingga anak-anak berkumpul di bawah tenda berwarna krem bertuliskan "KEMENDIKDASMEN".

Tenda itu merupakan sekolah darurat bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebelas bulan setelah banjir merusak fasilitas umum dan sekolah di dusun tersebut, warga memanfaatkannya untuk kegiatan belajar mengajar sekaligus kegiatan keagamaan dan sosial.

Terpal Biru, Tikar, dan Hidangan Seadanya

Tidak ada panggung megah dalam peringatan Maulid kali ini. Warga duduk melingkar di atas terpal biru dan tikar sambil mendengarkan pembacaan shalawat dan zikir. Kipas angin menjadi satu-satunya pendingin di dalam tenda.

Hidangan yang disajikan pun sederhana: kue, air putih, dan teh dalam gelas plastik. Hidangan dibagi bersama di atas alas yang sama, sementara anak-anak duduk diapit orang tua masing-masing.

Prosesi doa bersama berlangsung khusyuk. Warga berdiri berbaris saat rangkaian acara memasuki momen tersebut.

"Semangat untuk Memperingati Maulid Tidak Surut"

Tokoh masyarakat setempat, M Jakir, menyebut peringatan Maulid tahun ini menjadi bentuk syukur warga di tengah cobaan.

"Alhamdulillah, walaupun kita masih dalam kondisi berduka pasca banjir, semangat untuk memperingati Maulid tidak surut. Ini bentuk syukur kita dan doa bersama agar Gampong Sah Raja cepat pulih," ujar M Jakir.

Warga juga menggelar ceramah agama atau dakwah islamiah dalam rangkaian kegiatan tersebut. Penceramah yang dihadirkan adalah Tgk Sarifuddin dari Bakongan, Kabupaten Bener Meriah.

Alasan Warga Kembali Mengundang Penceramah dari Luar Daerah

M Jakir menjelaskan, undangan kepada Tgk Sarifuddin disepakati bersama warga sebelum kegiatan dilaksanakan. Menurut dia, tradisi menghadirkan penceramah dari luar daerah sudah berlangsung pada tahun sebelumnya.

"Kami yakin bahwa ketika kita meminta penceramah dari luar maka setidaknya ada perbedaan atau tambahan ilmu yang di dapat saat mendengar ceramah," kata M Jakir.

Warga berharap ceramah tersebut memperkuat iman mereka dalam menghadapi cobaan pascabanjir. Kegiatan keagamaan seperti ini juga dinilai menjadi penguat moral warga selama proses pemulihan.

Harapan Pascapemulihan

Banjir yang melanda Dusun Sarah Raja pada September 2025 merusak fasilitas umum dan sekolah. Hingga kini, sebagian aktivitas warga masih berlangsung di tenda darurat.

M Jakir menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus digelar hingga proses pemulihan dan pembangunan kembali pascabencana banjir selesai.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: kpksigap.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top