ACEH TENGGARA — Peristiwa kebakaran melanda permukiman Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Rabu (16/9/2026) sore. Petugas masih mendata dampak kejadian sementara penyebab pasti kebakaran belum diketahui.
Staf Pusdatin BPBA, Haslinda, menyebut kobaran api mulai membesar sekitar pukul 17.30 WIB. Laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Tenggara mencatat penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Dari 13 rumah yang terbakar, sepuluh di antaranya mengalami rusak berat. Tiga rumah lainnya masuk kategori rusak sedang.
Sepuluh rumah rusak berat tercatat milik Is, Suhada, Peri, Darus, Muji, Samaul Bahri, Daman Nuri, Ryo, Khairun, dan Said. Adapun tiga rumah rusak sedang milik Wedi, Raine, dan Ahmad.
“Korban terdampak sebanyak 13 KK atau 59 jiwa. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada pengungsi,” kata Haslinda, Kamis (17/9/2026).
BPBD Aceh Tenggara mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman sekaligus pendataan di lokasi. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran diterjunkan menangani kobaran api.
Warga terdampak tidak mengungsi karena rumah yang masih layak huni dinilai cukup untuk menampung mereka sementara. Petugas masih memverifikasi kebutuhan penanganan lanjutan bagi 13 kepala keluarga tersebut.
Penyebab kebakaran masih ditelusuri hingga kini. Hasil pendataan dampak akan menjadi dasar penyaluran bantuan bagi warga Bambel Gabungan.