Pencarian

Dua Jemaah Haji Asal Aceh Masih Dirawat di Arab Saudi, Satu Alami Fraktur Tulang Belakang

Rabu, 20 Mei 2026 • 12:33:19 WIB
Dua Jemaah Haji Asal Aceh Masih Dirawat di Arab Saudi, Satu Alami Fraktur Tulang Belakang
Dua jemaah haji asal Aceh masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

BANDA ACEH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh melaporkan bahwa dari lima jemaah asal Aceh yang sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi, dua orang hingga kini belum bisa kembali ke pemondokan. Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyebutkan kedua pasien tersebut masih membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Safiruddin Bin Ismail dirawat di Rumah Sakit King Abdul Azis karena abses pada jari kaki yang disertai diabetes melitus tipe 2 insulin. Sementara Zainab Ibrahim Amin harus menjalani perawatan akibat fraktur pada tulang belakang dan panggul.

"Safiruddin dirawat di Rumah Sakit King Abdul Azis karena abses pada jari kaki disertai diabetes melitus tipe 2 insulin. Sedangkan Zainab dirawat akibat fraktur pada tulang belakang dan panggul," kata Arijal, Senin (18/5/2026).

Tiga Jemaah Lain Sudah Kembali ke Pemondokan

Tiga jemaah lainnya yang sempat mendapatkan perawatan medis kini telah dinyatakan pulih dan kembali ke pemondokan. Mereka adalah Abdullah Ahmad asal Aceh Utara dari Kloter 6 yang dirawat akibat stroke, serta Tihasanah Ubit Ibrahim asal Pidie dan Zulkarnaini Ab asal Aceh Timur dari Kloter 7 yang sebelumnya menjalani perawatan karena kelelahan di RS Jiwar Medical.

PPIH memastikan tim kesehatan haji terus memantau kondisi para jemaah yang masih dirawat. Seluruh layanan medis yang diperlukan telah disediakan sesuai prosedur.

Tiga Jemaah Dirujuk ke RSUDZA Sebelum Berangkat

Tak hanya di Arab Saudi, sejumlah jemaah juga mengalami masalah kesehatan sejak di dalam negeri. Arijal menambahkan, tiga jemaah sempat dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh setelah masuk Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh.

Muhammad Waita asal Aceh Selatan telah pulang dari RSUDZA dan berhasil diberangkatkan bersama Kloter 10. Namun, Sakum Muhamadin Abdullah asal Aceh Tenggara dinyatakan tidak laik terbang karena mengalami syok kardiogenik disertai komplikasi penyakit lainnya. Sementara Ilyas Nanyek Muhammad asal Aceh Selatan hingga kini masih menjalani perawatan akibat pneumonia berat dengan dugaan tumor paru kanan.

Lima Jemaah Lain Batal Berangkat

Selain yang dirawat, sebanyak lima jemaah juga tercatat mengalami tunda atau batal berangkat sebelum masuk asrama haji. Penyebabnya bervariasi, mulai dari meninggal dunia hingga sakit berat.

Hingga keberangkatan Kloter 12, total jemaah haji asal Aceh yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 4.703 orang, terdiri atas 1.863 laki-laki dan 2.840 perempuan. PPIH terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan di Arab Saudi untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan maksimal selama berada di tanah suci.

Bagikan
Sumber: atjehwatch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks