Pencarian

MG4X Meluncur di China: Facelift MG S5 dengan Baterai Semi-Solid State, Jarak Tempuh 610 Km

Senin, 25 Mei 2026 • 20:32:50 WIB
MG4X Meluncur di China: Facelift MG S5 dengan Baterai Semi-Solid State, Jarak Tempuh 610 Km
MG4X resmi diluncurkan di China sebagai versi facelift MG S5 dengan teknologi baterai semi-solid state.

ACEH — MG4X, yang diperkenalkan pada Maret lalu, kini sudah bisa dipesan di China menjelang debut resminya pada 27 Mei. Berbeda dengan pemberitaan sebelumnya, model ini bukanlah SUV entry-level baru, melainkan versi facelift dari MG S5 yang masih tergolong baru. Yang menarik, MG4X dibekali teknologi baterai semi-solid state yang juga digunakan pada MG4 versi Urban.

Dua Pilihan Baterai dengan Karakter Berbeda

MG4X ditawarkan dalam dua varian baterai: LFP konvensional dan semi-solid state berbasis mangan. Varian LFP menghasilkan tenaga 204 PS (150 kW) dan torsi 350 Nm, sama persis dengan MG S5 CKD yang dijual di Malaysia. Sementara varian semi-solid state justru lebih rendah, dengan output 170 PS (125 kW) dan torsi 250 Nm.

Baterai semi-solid state berkapasitas 53,9 kWh, lebih kecil dari baterai LFP buatan CATL yang 64,2 kWh. Hasilnya, jarak tempuh varian LFP mencapai 610 km, sedangkan semi-solid state 510 km — keduanya dalam siklus CLTC yang lebih longgar. Jika dikonversi ke siklus WLTP yang realistis, jarak tempuh diperkirakan sekitar 500 km untuk LFP dan 420 km untuk semi-solid state. Sebagai perbandingan, MG S5 yang dijual di Malaysia dengan baterai 62 kWh hanya mampu menempuh 446 km.

Baterai Semi-Solid State Lebih Aman, Tapi Lebih Lambat Isi Daya

Kecepatan pengisian daya justru menjadi kelemahan varian semi-solid state. Dengan dukungan DC fast charging 120 kW, waktu pengisian 30-80 persen mencapai 25 menit. Sementara varian LFP bisa mengisi daya pada 150 kW dan hanya butuh 16 menit untuk level yang sama. Meski demikian, baterai semi-solid state menawarkan stabilitas kimia yang lebih baik, sehingga lebih aman dari risiko kebakaran.

Menariknya, varian semi-solid state justru dibanderol lebih murah dan memiliki fitur lebih sedikit dibandingkan varian LFP. Hal ini menjadi pertimbangan unik bagi konsumen yang lebih mengutamakan keamanan baterai ketimbang performa atau fitur.

Dimensi Lebih Besar dari BYD Atto 3 Generasi Pertama

MG4X memiliki dimensi yang cukup besar untuk segmen C-SUV. Dengan panjang 4.500 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.621 mm, dan wheelbase 2.735 mm, mobil ini sedikit lebih besar dari BYD Atto 3 generasi pertama. Namun, masih kalah panjang dari Atto 3 generasi kedua yang mencapai 4.665 mm.

Secara desain, MG4X mempertahankan bentuk bodi dan bagian belakang MG S5, tetapi mendapat ubahan total di bagian depan. Lampu LED segitiga tajam dihubungkan oleh light bar lebar, dengan air intake menghadap ke bawah yang dibingkai oleh trim hitam berbentuk tulang. Hasilnya, tampilan MG4X jauh lebih agresif dibandingkan MG S5 atau MG4 Urban yang cenderung kalem.

Interior Digital dengan Layar 15,6 Inci

Di dalam kabin, MG4X mengadopsi tata letak dashboard MG S5 versi China (ES5). Layar sentuh 15,6 inci menjadi pusat kendali, lebih besar dari versi pasar lain yang hanya 12,8 inci. Sayangnya, layar besar ini menghilangkan tombol fisik untuk AC dan audio yang ada di versi internasional.

Fitur lain termasuk instrumen digital 10,25 inci, dudukan smartphone ganda dengan pengisi daya nirkabel Qi, serta kursi depan berpemanas, berventilasi, dan pijat. MG4X juga dibekali teknologi mengemudi otonom di jalan tol dari Horizon Robotics.

Harga Mulai Rp 116 Juta, Kapan Masuk Indonesia?

MG4X dibanderol mulai 99.800 yuan atau sekitar Rp 116 juta (kurs Rp 16.000 per yuan). Namun, kehadirannya di pasar global, termasuk Indonesia, kemungkinan masih lama. MG S5 sendiri baru diperkenalkan tahun lalu dan baru tersedia dalam bentuk CKD di Malaysia. Belum ada konfirmasi kapan MG4X akan menjangkau pasar Asia Tenggara.

Bagikan
Sumber: paultan.org

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks