ACEH — Stasiun pemantau di Thuong Minh (Thai Nguyen) mencatat curah hujan tertinggi mencapai 175,2 mm, disusul Bac Quang (Tuyen Quang) 143,0 mm, dan Phinh Ho (Quang Ninh) 122,8 mm. Intensitas ini masuk kategori hujan sangat lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi dalam waktu singkat.
Risiko Bencana di Wilayah Daratan dan Laut
Badan meteorologi memperingatkan potensi banjir bandang di sungai-sungai kecil dan aliran sempit, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tengah Vietnam Utara. Tanah longsor di lereng-lereng curam serta genangan di daerah dataran rendah juga menjadi ancaman yang harus diwaspadai hingga malam nanti.
Untuk wilayah laut, bagian selatan Laut Cina Selatan—termasuk Kepulauan Spratly—dan perairan dari Lam Dong hingga Ca Mau dilaporkan mengalami hujan serta badai petir. Nelayan dan kapal yang beroperasi di sana diminta waspada terhadap angin kencang level 6–7 dan gelombang yang bisa melampaui dua meter.
Prakiraan Hujan dan Potensi Tornado Lokal
Hari ini (18/6), hujan sedang hingga lebat masih akan melanda daerah pegunungan dan dataran tengah Vietnam Utara dengan curah 20–40 mm, dan bisa melebihi 100 mm di titik-titik tertentu. Sementara itu, Dataran Tinggi Tengah dan Vietnam Selatan diperkirakan mendapat hujan 10–30 mm, dengan potensi lebih dari 80 mm pada sore hingga malam hari.
Saat badai petir terjadi, masyarakat harus mewaspadai tornado, petir, hujan es, dan angin kencang. Badan meteorologi menyebut fenomena ini bisa merusak rumah, infrastruktur transportasi, serta mengganggu produksi pertanian akibat pohon tumbang.
Dampak terhadap Aktivitas Pelayaran
Kapal-kapal yang melintasi Teluk Tonkin, Teluk Thailand, serta perairan dari Ca Mau hingga An Giang juga berisiko terkena siklon tropis. Hembusan angin kencang dan gelombang tinggi diperkirakan masih berlangsung setidaknya hingga esok hari. Pusat prakiraan mengimbau seluruh armada untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca memburuk.