BANDA ACEH — Malahayati M. Nasir membuka Rakor DWP se-Aceh tahun 2026 dengan tema 'Peningkatan Kapasitas SDM Dharma Wanita Persatuan untuk Memperkuat Solidaritas Organisasi'. Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat DWP Aceh, Rabu (17/6).
Menurut Malahayati, solidaritas bukan sekadar jargon. "Kemampuan anggota dalam bekerja sama dan saling mendukung menentukan keberhasilan organisasi, itulah yang disebut solidaritas. Organisasi yang solid akan mampu menghadapi tantangan yang lebih kuat," ujarnya dalam sambutan.
Empat Cara Membangun Solidaritas Organisasi Versi Ketua DWP Aceh
Malahayati memaparkan sejumlah langkah konkret yang bisa dilakukan anggota DWP untuk memperkuat solidaritas. Pertama, membangun komunikasi yang baik dan terbuka antar sesama anggota. Kedua, saling menghargai dan menghormati peran masing-masing dalam organisasi.
Ketiga, menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi. Keempat, menjaga kekompakan ketika menghadapi perbedaan pandangan. "Solidaritas merupakan salah satu instrumen penting dalam menghadapi tantangan sekaligus mencapai tujuan organisasi," tegasnya.
Komitmen Menjaga Persatuan dan Kolaborasi
Dalam kesempatan yang sama, Malahayati mengajak seluruh anggota DWP Aceh untuk terus berkomitmen menjaga persatuan. Ia juga mendorong penyamaan persepsi dan peningkatan kolaborasi antar sesama anggota.
"Kita harus menyamakan persepsi dan meningkatkan kolaborasi demi tercapainya tujuan utama Dharma Wanita Persatuan," imbuhnya. Rakor ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi organisasi istri aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Aceh.