LANGSA — Peringatan Hari Buruh Nasional tahun ini di Kota Langsa tidak hanya diisi dengan orasi dan diskusi, tetapi juga aksi nyata dari korporasi. PTPN IV Regional VI, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), turun langsung memberikan bantuan kepada perwakilan buruh di Aula Setda Kota Langsa pada Jumat (1/5/2026).
Kehadiran perusahaan dalam acara yang diinisiasi oleh Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini menandai sinergi antara dunia usaha, organisasi pekerja, dan elemen mahasiswa. Kasubag Humas PTPN IV Regional VI, Abdul Khalet, bersama Ketua SPBUN Basis Unit Regional VI, Aulia Ristama, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para buruh yang hadir.
Mengapa Apresiasi Perusahaan Ini Penting bagi Pekerja Perkebunan?
Bantuan yang disalurkan bukan sekadar seremonial. Abdul Khalet menyebut bahwa langkah ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan atas peran strategis pekerja sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah Aceh. “Kami ingin memperkuat hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan.
Partisipasi PTPN IV Regional VI dalam peringatan May Day ini sekaligus menegaskan komitmen Holding Perkebunan Nusantara untuk tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja. Acara yang berlangsung tertib dan khidmat itu juga menjadi ruang dialog antara manajemen dan buruh.
Tema Digital dan Jaminan Sosial: Isu yang Mengemuka di Langsa
Mengusung tema “Penguatan Hak Pekerja di Era Digital dan Reformasi Jaminan Sosial”, peringatan tahun ini menyoroti tantangan baru yang dihadapi buruh. Selain penyerahan bantuan, agenda diisi dengan diskusi mengenai transformasi sistem perlindungan sosial yang adaptif terhadap perkembangan dunia kerja.
Para peserta membahas bagaimana era digital mengubah pola hubungan kerja dan menuntut skema jaminan sosial yang lebih fleksibel. Diskusi ini relevan mengingat banyak pekerja di sektor perkebunan mulai tersentuh otomatisasi dan platform digital dalam administrasi ketenagakerjaan.
Apa Langkah PTPN IV Regional VI Selanjutnya?
Melalui momentum May Day 2026, perusahaan berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima serta memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara dunia usaha, organisasi pekerja, mahasiswa, dan masyarakat. Aulia Ristama dari SPBUN menambahkan bahwa sinergi antara serikat pekerja dan manajemen harus terus dijaga agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Ke depan, PTPN IV Regional VI berkomitmen mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat dan kolaboratif. Perusahaan juga akan terus mengawal implementasi reformasi jaminan sosial bagi para pekerjanya di tengah perubahan lanskap ketenagakerjaan nasional.