Pencarian

Harga Kripto Terkoreksi 24 Juni 2026: BTC Turun ke Rp 1,12 Miliar, Cardano Pimpin Pelemahan Altcoin

Rabu, 24 Juni 2026 • 07:41:01 WIB
Harga Kripto Terkoreksi 24 Juni 2026: BTC Turun ke Rp 1,12 Miliar, Cardano Pimpin Pelemahan Altcoin
Harga Bitcoin turun ke Rp 1,12 miliar pada 24 Juni 2026 dengan koreksi 1,41%.

Pergerakan Harga Kripto Hari Ini (24 Juni 2026, 07:32 WIB)

Berikut adalah data harga real-time dari tujuh aset kripto utama yang diperdagangkan di pasar global dan exchange Indonesia:

  • Bitcoin (BTC): Rp 1.124.716.715 ($62.766) — -1,41%
  • Ethereum (ETH): Rp 29.868.142 ($1.666,82) — -2,96%
  • BNB: Rp 10.370.878 ($578,76) — -1,48%
  • Solana (SOL): Rp 1.250.718 ($69,80) — -2,00%
  • XRP: Rp 19.896 ($1,11) — -1,01%
  • TRON (TRX): Rp 5.891 ($0,33) — -1,04%
  • Dogecoin (DOGE): Rp 1.416 ($0,08) — -3,24%
  • Cardano (ADA): Rp 2.722 ($0,15) — -3,47%

Analisis: Mengapa Cardano dan Dogecoin Paling Tertekan?

Cardano (ADA) menjadi yang terburuk hari ini dengan koreksi 3,47%. Ini disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, secara teknikal ADA telah menembus level support psikologis di $0,16 yang bertahan selama dua pekan terakhir. Kedua, tidak ada katalis positif baru dari ekosistem Cardano — volume transaksi harian di jaringan justru menurun 12% dalam sepekan, menurut data on-chain. Investor institusi tampaknya mengalihkan perhatian ke ekosistem Layer-2 Ethereum yang lebih aktif.

Dogecoin (DOGE) turun 3,24% seiring meredanya euforia spekulatif setelah Elon Musk tidak memberikan sinyal baru terkait integrasi DOGE di platform X dalam pidato publiknya akhir pekan lalu. DOGE sangat bergantung pada sentimen dan berita figur publik, sehingga ketika tidak ada dorongan baru, aksi ambil untung mendominasi.

Bitcoin dan Ethereum: Uji Level Kritis

Bitcoin saat ini bergerak di kisaran $62.700, mendekati batas bawah rentang konsolidasi $62.000–$64.500 yang bertahan sejak 20 Juni. Jika BTC gagal bertahan di atas $62.000, potensi koreksi menuju $60.000 terbuka lebar. Sebaliknya, jika mampu rebound di atas $63.500, momentum bullish jangka pendek bisa kembali. Investor Indonesia perlu mencermati data klaim pengangguran AS yang akan dirilis Kamis malam — jika lebih tinggi dari ekspektasi, bisa memicu reli karena pasar menginterpretasikan peluang pemangkasan suku bunga lebih awal.

Ethereum (ETH) turun lebih tajam dari BTC dengan rasio ETH/BTC semakin melemah ke 0,0265. Ini mengindikasikan bahwa altcoin, terutama ETH, masih dalam fase underperformance. Para analis menunggu data arus masuk ETF Ethereum spot — jika ada arus keluar bersih yang besar dalam 2-3 hari ke depan, ETH berisiko turun ke area $1.600.

Koin yang Layak Dipantau Investor Indonesia

Solana (SOL) di Rp 1.250.718 ($69,80): Meski terkoreksi 2%, SOL masih lebih kuat dibanding ETH dalam seminggu terakhir. Aktivitas DeFi di Solana tetap tinggi dengan Total Value Locked (TVL) di atas $4,5 miliar. Koreksi ini bisa menjadi entry point bagi investor yang mencari alternatif Ethereum dengan biaya transaksi lebih rendah.

XRP di Rp 19.896 ($1,11): XRP hanya turun 1,01% — paling defensif di antara altcoin besar. Ini karena masih ada optimisme seputar penyelesaian sisa kasus SEC vs Ripple yang dijadwalkan sidang akhir Juli. XRP cenderung bergerak sideways dengan support kuat di $1,08. Cocok untuk investor yang ingin eksposur dengan risiko lebih rendah di tengah ketidakpastian pasar.

Panduan Praktis untuk Investor Indonesia

Bagi investor ritel yang ingin memanfaatkan koreksi ini, disarankan menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) — membeli dalam jumlah kecil secara berkala — untuk mengurangi risiko timing yang salah. Exchange lokal seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu menyediakan fitur pembelian fraksional Bitcoin dan altcoin dengan deposit melalui transfer bank atau e-wallet seperti GoPay dan OVO. Pastikan untuk selalu menggunakan fitur keamanan dua faktor (2FA) dan verifikasi akun penuh sebelum bertransaksi.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan analisis pasar, bukan merupakan ajakan atau saran investasi. Seluruh keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca setelah melakukan riset mandiri.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks