Pencarian

Rehabilitasi 1.093 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara Dipastikan Tuntas Tahun 2026

Jumat, 26 Juni 2026 • 21:47:01 WIB
Rehabilitasi 1.093 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Aceh Utara Dipastikan Tuntas Tahun 2026
Rehabilitasi 1.093 hektare sawah terdampak bencana di Aceh Utara diperkirakan selesai pada tahun 2026.

LHOKSEUMAWE — Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, menyatakan optimistis target rehabilitasi 1.093 hektare sawah terdampak bencana dapat tercapai tepat waktu. Program yang berjalan sejak awal tahun ini menyasar lahan di Kecamatan Sawang, Muara Baru, Dewantara, dan Langkahan.

Sudah Mulai Ditanami di Musim Gadu

“Insya Allah seribuan lahan terdampak bencana yang tersebar di empat kecamatan akan tuntas direhabilitasi. Program kerja sama dengan Kodam Iskandar Muda ini saat ini terus berjalan di lapangan,” kata Erwandi saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Ia menambahkan, sebagian dari lahan yang tengah direhabilitasi sudah dapat dimanfaatkan warga untuk menanam padi pada musim tanam gadu. Kondisi itu menjadi sinyal awal pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak.

Bencana November 2025: 46 Persen Sawah Terdampak

Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kabupaten Aceh Utara pada akhir November 2025 lalu meninggalkan kerusakan masif di sektor pertanian. Dari total luas baku sawah 39.762 hektare, sebanyak 18.316 hektare atau 46 persen terdampak bencana.

Rincian kerusakan cukup bervariasi. Sebanyak 4.679 hektare sawah mengalami rusak parah, 6.447 hektare rusak sedang, dan 7.189 hektare rusak ringan. Angka ini menunjukkan skala dampak yang membutuhkan penanganan bertahap dan terencana.

Target Pemulihan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menggencarkan koordinasi dengan kementerian terkait agar seluruh lahan pertanian yang terdampak bencana segera pulih. Langkah ini dinilai krusial untuk menggerakkan kembali ekonomi warga yang bergantung pada hasil sawah.

“Kami meyakini dengan tuntasnya rehabilitasi areal persawahan tersebut akan membantu masyarakat terdampak bencana untuk kembali bangkit dan meningkatkan pendapatan keluarga yang hilang karena dampak bencana,” ujar Erwandi yang didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Zulfikar.

Pemulihan lahan pertanian juga menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan luas sawah baku mencapai hampir 40 ribu hektare, Aceh Utara merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Aceh.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks