BANDA ACEH — Najwa Azzahra, mahasiswi UIN Ar-Raniry yang juga hafizah 30 juz, membuktikan bahwa hafalan Al-Qur'an dan kemampuan retorika bisa berjalan beriringan. Ia berhasil menyisihkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera pada lomba orasi Muswil X IMPI Wilayah I.
Dalam kompetisi yang digelar di Universitas Muhammadiyah Riau, Najwa membawakan orasi bertajuk "Berani Bertindak, Berani Berubah: Kontribusi Mahasiswa untuk Negeri." Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penyampai gagasan, tetapi harus berani mengambil langkah nyata.
Isi Orasi: Mahasiswa Harus Berani Bertindak, Bukan Sekadar Bicara
"Mahasiswa adalah agen perubahan. Keberanian untuk bertindak menjadi kunci agar ilmu dan gagasan yang dimiliki dapat diwujudkan menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan," ujar Najwa dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Ia mengajak generasi muda terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kepedulian sosial, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Sebagai calon guru, kami tidak hanya dipersiapkan untuk mengajar di ruang kelas, tetapi juga untuk menjadi teladan, penggerak, dan bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa," tambahnya.
Hasil Lengkap Lomba Orasi Muswil X IMPI
Najwa Azzahra dari UIN Ar-Raniry keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Nur Aisah Batubara dari STAIN Mandailing Natal, sementara juara ketiga diraih Elvira Anggraini dari IAI Ma Jambi.
Hafalan Al-Qur'an Sejak SMP Jadi Fondasi
Najwa telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an 30 juz sejak duduk di bangku SMP. Ia meyakini nilai-nilai yang dipelajari dari Al-Qur'an menjadi fondasi penting dalam menjalani pendidikan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial.
Di luar bidang akademik, mahasiswi PGMI ini aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS. Hingga kini, ia tetap mengajar di TPQ Fathun Qarib sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Rekam Jejak Prestasi Sejak SMA
Perjalanan prestasi Najwa telah dimulai jauh sebelum memasuki dunia perkuliahan. Saat SMA, ia meraih Juara 1 Lomba Debat Ilmiah di Al-Muslimun dan Juara Harapan 1 Lomba Debat tingkat SMA se-Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang diselenggarakan IAIN Lhokseumawe. Ia juga menorehkan prestasi di berbagai olimpiade daring.
Apresiasi Wakil Rektor UIN Ar-Raniry
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas, menyampaikan apresiasi atas capaian Najwa. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan kualitas mahasiswa UIN Ar-Raniry yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian.
"Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar UIN Ar-Raniry. Kami mengapresiasi kerja keras, ketekunan, dan semangat Najwa dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu mengharumkan nama kampus di tingkat regional," kata Mursyid.
Ia menambahkan, keberhasilan mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi merupakan bagian dari implementasi pendidikan tinggi yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan integritas. "Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan membawa nama baik UIN Ar-Raniry di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.