ACEH — Seorang jurnalis otomotif dari Road & Track, Justin Helton, baru-baru ini mendokumentasikan proyek retrofit sederhana pada Toyota Camry 2005 milik temannya. Alih-alih menukar mobil tua yang masih setia setiap pagi dengan cicilan kendaraan baru, ia memilih memasang perangkat CarpodGo T4 Plus—layar sentuh 10,4 inci yang menghadirkan fitur Apple CarPlay nirkabel ke dalam mobil berusia dua dekade.
Pemasangan Tanpa Ribet, Tak Perlu Jadi Teknisi Kelistrikan
Keunggulan utama sistem ini adalah kemudahan instalasi. CarpodGo T4 Plus adalah unit standalone, jadi tidak perlu membongkar dasbor atau menyambungkan kabel ke soket head unit orisinal. Cukup tempel layar di dashboard, sambungkan kabel daya, dan pasang dudukan tipe CD-player yang sudah ada di Camry tersebut.
Proses pairing dengan iPhone berlangsung cepat. Setelah dinyalakan, sistem langsung meluncurkan Apple CarPlay nirkabel, menampilkan aplikasi seperti Apple Maps, Google Maps, Spotify, Apple Music, podcast, dan pesan teks. Semua bisa dioperasikan lewat suara Siri atau sentuhan layar yang responsif.
Audio Tetap Pakai Speaker Asli, Cukup Lewat Pemancar FM
Agar suara dari ponsel bisa keluar dari speaker bawaan Camry, perangkat ini memanfaatkan pemancar FM (FM transmitter) bawaan. Tidak ada satu pun kabel orisinal yang dipotong atau dimodifikasi. Sistem ini juga mendukung panggilan hands-free dan streaming musik tanpa kabel tambahan.
Kamera Mundur: Proyek Paling 'Berat' Tapi Masih DIY
Satu-satunya bagian yang memerlukan sedikit kerja fisik adalah pemasangan kamera mundur. Kamera sudut lebar dipasang di dekat plat nomor belakang, dengan kabel dijalin hingga ke bagasi dan kabin. Menurut Helton, pekerjaan ini masih dalam batas kemampuan siapa pun yang terbiasa dengan proyek DIY dasar—cukup siapkan tang, stripper kabel, dan alat bongkar trim.
Setelah terpasang, setiap kali gigi mundur diaktifkan, layar menampilkan pandangan jelas di belakang mobil. Fitur yang kini dianggap standar ini terasa sangat membantu, terutama bagi pengemudi yang selama ini hanya mengandalkan kaca spion dan tengok leher.
Mengapa Retrofit Lebih Masuk Akal daripada Ganti Mobil
Helton menekankan bahwa banyak mobil tua, terutama Toyota Camry yang dikenal bandel, masih punya sisa usia pakai panjang. "Alih-alih menandatangani cicilan 5-6 tahun untuk mobil baru, Anda bisa menghadirkan fitur yang paling sering dipakai sehari-hari—navigasi, Bluetooth audio, panggilan hands-free, kontrol suara, dan kamera mundur—dengan biaya yang jauh lebih kecil," tulisnya.
Dengan harga sekitar 250 dolar AS atau setara Rp 4 juta (estimasi kurs Rp 16.000), retrofit ini memang tidak memberikan fitur canggih seperti adaptive cruise control atau kursi berpemanas. Namun untuk kebutuhan dasar berkendara modern, solusi ini terbukti efektif dan ekonomis.
Bagi pemilik mobil lawas di Indonesia—entah Camry, Kijang, atau Honda Civic lawas—konsep serupa bisa diterapkan dengan produk Apple CarPlay standalone lain yang tersedia di pasaran. Syaratnya hanya satu: mobil masih layak jalan dan Anda punya satu sore luang.