PIDIE JAYA — Suasana riang mewarnai Kantor Keuchik Gampong Cut Langgien, Senin siang. Puluhan anak berkumpul mengikuti pelatihan merangkai manik-manik yang digelar mahasiswa KKN USK. Mereka dengan antusias memilih warna dan bentuk manik, lalu menyusunnya menjadi gelang.
Melatih Motorik Halus dan Kesabaran Anak
Para mahasiswa KKN mendampingi setiap peserta, mulai dari cara memasukkan manik ke tali elastis hingga menyusun pola agar hasilnya rapi. Anak-anak yang kesulitan langsung dibantu. Banyak dari mereka langsung mengenakan gelang buatan sendiri dan memamerkannya ke teman serta orang tua yang hadir.
Ketua Kelompok KKN USK, Ari Maulana, mengatakan pelatihan ini dirancang sebagai kegiatan edukatif yang menghibur. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan anak-anak. Melalui pelatihan ini, mereka belajar melatih motorik halus, kesabaran, ketelitian, dan kreativitas dalam membuat kerajinan tangan,” ujar Ari.
Dukungan Penuh dari Keuchik Gampong
Keuchik Gampong Cut Langgien, Muhammad Syahril, S.Pd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa. Menurutnya, program ini menggabungkan unsur pembelajaran dan hiburan dalam satu kegiatan yang nyata manfaatnya bagi warga.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN USK ini. Program seperti ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, melatih kreativitas, serta meningkatkan kemampuan motorik mereka melalui kegiatan yang menyenangkan,” kata Muhammad Syahril. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut selama masa KKN.
Tujuh Mahasiswa dari Berbagai Jurusan
Kelompok KKN Reguler 11 Periode XXIX beranggotakan tujuh mahasiswa dari lintas disiplin ilmu: Ari Maulana (Ilmu Hukum), Aulia Angelie Putri (Pendidikan Dokter), Dina Syifa Rahma (Ilmu Keperawatan), Farras Aditya Mahasin (Pendidikan Geografi), Nadiaton (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Nobel Prodeo Insan (Kehutanan), dan Nayfa Fathia Namiko (Pendidikan Dokter).
Melalui program ini, mahasiswa KKN USK berharap kehadiran mereka di Gampong Cut Langgien memberikan dampak positif, khususnya bagi anak-anak. Pelatihan kerajinan tangan ini diharapkan mampu mengasah keterampilan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mendorong anak-anak mengisi waktu luang dengan kegiatan yang produktif dan menyenangkan. []