SIGLI — Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyambangi rumah duka di Desa Masjid, Kampung Aree, Sigli, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung atas wafatnya Hj. Nurasyiah binti Kasem, ibunda dari Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M. Nur.
Almarhumah berpulang ke rahmatullah pada Senin (20/7/2026) pukul 06.15 WIB di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam usia 90 tahun. Jenazah kemudian disemayamkan di kampung halamannya di Sigli dan mendapatkan penghormatan terakhir dari keluarga, kerabat, serta masyarakat dalam prosesi samadiah.
Empati Pemerintah Aceh untuk Keluarga Besar Serambi Indonesia
Dalam kunjungan tersebut, M. Nasir tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Juru Bicara Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), Nurlis Effendi, serta sejumlah Kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Aceh. Rombongan ini menunjukkan solidaritas penuh dari jajaran eksekutif kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Zainal Arifin M. Nur dan seluruh keluarga. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar M. Nasir di sela-sela acara takziah.
Almarhumah Sosok Perintis Pendidikan Agama Sejak 1972
Zainal Arifin M. Nur mengenang ibundanya sebagai sosok yang sangat peduli terhadap pendidikan agama dan pembinaan generasi. Menurutnya, almarhumah telah merintis balai pengajian keluarga sejak tahun 1972, jauh sebelum banyak lembaga pendidikan non-formal berdiri di Aceh.
“Beliau adalah sosok yang istiqamah dalam mendidik dan membina generasi melalui pengajian. Warisan beliau adalah nilai-nilai keagamaan yang terus kami jaga,” kenang Zainal. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta doa yang dipanjatkan oleh Sekda Aceh beserta jajaran.
Serambi Indonesia: Mitra Strategis Pemerintah dalam Penyebaran Informasi
Di luar momen duka, Pemerintah Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Serambi Indonesia. Media tersebut dinilai sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, kebijakan, dan pelayanan publik kepada masyarakat Aceh. Dukungan media massa disebut memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan warga.
Kehadiran Sekda Aceh di tengah keluarga besar Serambi Indonesia menjadi pengingat akan eratnya hubungan antara eksekutif dan pers di daerah, terutama dalam situasi duka yang menyatukan banyak pihak.