BANDA ACEH — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya menjaga kelancaran penyaluran BBM di Aceh melalui penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh dan Aparat Penegak Hukum (APH). Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap prima.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa koordinasi yang erat menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan pasokan BBM di daerah tersebut. Melalui kerja sama ini, berbagai langkah percepatan di lapangan diharapkan dapat segera direalisasikan.
Evaluasi Kepadatan di SPBU dan Penguatan Pengawasan
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pertamina Patra Niaga bersama Dinas ESDM Provinsi Aceh telah menggelar rapat koordinasi. Agenda utamanya adalah mengevaluasi kondisi penyaluran di lapangan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mengatasi antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum.
“Pengawasan bersama ini tidak hanya di lapangan, tetapi juga melalui penguatan pelayanan di SPBU agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin cepat, aman, dan nyaman. Pertamina Patra Niaga akan terus berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran BBM di Aceh tetap berjalan optimal dan tepat sasaran,” kata Fahrougi dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Senin.
BBM Bersubsidi Harus Tepat Sasaran
Pemerintah Provinsi Aceh menaruh perhatian khusus pada pengawasan penyaluran BBM subsidi. Kabid Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Provinsi Aceh, Dian Budi Dharma, menekankan pentingnya sinergi lintas instansi agar bantuan energi tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Pemerintah Provinsi Aceh terus mendorong pengawasan penyaluran BBM secara bersama-sama agar distribusi energi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang berhak,” ujar Dian.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina untuk memperkuat pasokan energi di Aceh, seperti yang sebelumnya juga dilakukan melalui penguatan suplai di Integrated Terminal Lhokseumawe.