Pencarian

BSI dan Muhammadiyah Aceh Teken MoU Layanan Syariah, 4 Sektor Amal Usaha Jadi Sasaran

Selasa, 20 Oktober 2026 • 09:31:02 WIB
BSI dan Muhammadiyah Aceh Teken MoU Layanan Syariah, 4 Sektor Amal Usaha Jadi Sasaran
Penandatanganan nota kesepahaman antara BSI dan Muhammadiyah Aceh di Banda Aceh, Senin (19/10/2026).

BANDA ACEH — Penandatanganan berlangsung Senin (19/10/2026) dengan Malik Musa dan Imsak Ramadhan sebagai penanda tangan. Nota kesepahaman itu menjadi landasan awal kemitraan di bidang layanan perbankan syariah, pengelolaan keuangan, pembiayaan usaha, serta penguatan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Muhammadiyah Aceh memiliki jaringan amal usaha yang tersebar di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Jaringan itulah yang menurut Malik Musa perlu ditopang tata kelola keuangan profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.

Apa Saja yang Dicakup Nota Kesepahaman

Rancangan kerja sama memuat sejumlah layanan perbankan yang akan dimanfaatkan Amal Usaha Muhammadiyah. Cakupannya:

  • Layanan cash management dan pengelolaan rekening institusi
  • Tabungan, giro, dan deposito
  • Produk pembiayaan berbasis prinsip syariah
  • Layanan pembayaran digital, virtual account, dan Payment Point Online Bank (PPOB)

Fasilitas pembayaran digital itu ditujukan bagi amal usaha Muhammadiyah di berbagai wilayah Aceh. Skema PPOB memungkinkan transaksi rutin unit usaha berjalan tanpa harus bergantung pada layanan konvensional.

Empat Sektor Amal Usaha yang Jadi Prioritas

Malik Musa menegaskan kerja sama ini diarahkan pada program produktif yang berkelanjutan. "Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas pemanfaatan produk perbankan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperkuat kemandirian ekonomi Muhammadiyah, meningkatkan kapasitas Amal Usaha Muhammadiyah, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Aceh," ujarnya.

Pernyataan itu menyebut sinergi perlu diarahkan pada program yang memberi dampak nyata bagi umat. Empat sektor yang disebut sebagai basis amal usaha — pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah — menjadi sasaran utama penguatan kapasitas keuangan.

Dukungan untuk UMKM dan Pelatihan Kewirausahaan

Kerja sama tidak berhenti di urusan rekening institusi. Kedua pihak membuka peluang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, pelatihan kewirausahaan, hingga lokakarya ekonomi syariah.

Dukungan itu diharapkan memperluas kesempatan usaha warga dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan juga masuk dalam lingkup yang disepakati.

Yang Didapat BSI dan Muhammadiyah Aceh

Bagi BSI Regional Office Aceh, kemitraan ini membuka jalan memperluas layanan keuangan syariah lewat jaringan kelembagaan Muhammadiyah. Jaringan amal usaha yang tersebar di banyak kabupaten/kota menjadi kanal distribusi produk yang sudah terbentuk.

Dari sisi Muhammadiyah Aceh, kerja sama berpotensi mendukung pengelolaan transaksi keuangan yang lebih terintegrasi. Efisiensi operasional amal usaha ikut terdorong, sekaligus membuka akses solusi pembiayaan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Nota kesepahaman ini masih berupa landasan awal. Bentuk turunan kerja sama — mulai dari pembukaan rekening institusi hingga penyaluran pembiayaan — belum dirinci dalam penandatanganan tahap pertama.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suaramuhammadiyah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks